Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

CAMPURAN BAHAN BAKAR DAN UDARA PADA SISTEM EFI TERJADI PADA

System Electronic Fuel Injection (EFI)

Jika mengulik sistem bahan bakar injeksi, kita tentu bertanya CAMPURAN BAHAN BAKAR DAN UDARA PADA SISTEM EFI TERJADI PADA bagian mana pada sistem ini. Pertanyaan ini muncul karena sistem kontrol semacam ini tergolong baru kalangan masyarakat kita. Tentunya bagi mereka yang mulai meneririma sistem ini akan bertanya campuran bahan bakar dan udara pada sistem efi terjadi pada bagian mana di sistem EFI ini.

Untuk dapat menghasilkan satu siklus kerja 4 langkah, sistem EFI juga membutuhkan campuran udara dan bahan bakar untuk dibakar pada langkah akhir kompresi. Hasil pembakaran ini akan sebagai upaya engine untuk mengubah energi kimia menjadi energi panas lalu menjadi energi gerak atau disebut langkah usaha. Kemudian langkah terakhir pada siklus 4 langkah adalah langkah buang.

Berbeda dengan motor diesel, pencampuran bahan bakar dengan udara dilakukan didalam ruang bakar. Pada langkah isap motor diesel udara murni yang masuk kedalam silinder. Lalu 10 derajat sebelum piston mencapai Titik Mati Atas (TMA) injektor menyemprotkan solar kedalam ruang bakar dalam bentuk kabut. Kenaikan tekanan dan suhu menyebabkan bahan bakar solah terbakar.

Pada motor bensin menggunakan sistem EFI, saat langkah isap, piston bergerak dari Titik Mati Atas (TMA) menuju Titik Mati Bawah (TMB), katup masuk membuka dan katup buang tertutup, kevakuman yang terjadi mengisap campuran bahan bakar dan udara masuk kedalam silinder.

Berdasarkan langkah diatas sudah jelas bahwa campuran bahan bakar dan udara pada sistem EFI terjadi pada saluran isap, tepatnya sebelum katup masuk. Injektor menyemprotkan bahan bakar disaluran isap ini, tidak diinjeksikan langsung kedalam ruang bakar. 
Skema Sistem EFI secara umum

Pada gambar diatas dapatkah kamu lihat dimana letak injektor? Tentu saja bisa, letak injektor jelas terlihat pada saluran isap, yaitu diantara Sensor IAT (intake air temperature) atau Throttle Sensor dan Katup masuk. Ini mebuktikan bahwa campuran bahan bakar dan udara pada sistem EFI terjadi pada saluran isap.
Skema Sistem L-EFI kendaraan
Sama halnya dengan sistem EFI sebelumnya, pada sistem L-EFI juga kita dapat melihat letak injektor berada disaluran isap dan diantara katup masuk dan throttle position sensor (TPS). Ini juga mendukung pernyataan bahwa campuran bahan bakar dan udara pada sistem EFI terjadi pada saluran isap. Dimana bahan bakar akan diijeksikan pada saluran ini dan bercampur dengan udara yang berada disana.

Semoga artikel mengenai CAMPURAN BAHAN BAKAR DAN UDARA PADA SISTEM EFI TERJADI PADA ini memberi manfaat bagi pembaca blog pakgalingging.blogspot.com semua. Mungkin ada saran atau komentar, silahkan sampaikan dikolom komentar.


Post a Comment for "CAMPURAN BAHAN BAKAR DAN UDARA PADA SISTEM EFI TERJADI PADA"