Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Duduk Masalah Perkara Walkot Tanjungpinang Viral di Hotel Bareng Pria

BINTANNEWS- Setelah tim kapal selam BintanNews melakukan penyelaman dilautan informasi berita yang terdapat didunia maya, ternyata begini uduk masalah Perkara Walkot Tanjungpinang Viral di Hotel Bareng Pria.

Seperti dikabarkan pada detiknews dimana Tanjungpinang - yaitu Walikota Tanjungpinang, Rahma, menjadi perhatian publik setelah fotonya saat sedang berada di kamar hotel tersebar di media sosial.

Dimana pada foto tersebut, walikota Rahma tampak duduk berduaan dengan seorang laki-laki di "kasur" hotel.
Duduk Masalah Perkara Walkot Tanjungpinang Viral di Hotel Bareng Pria
Rahma (Foto Antara) - Wali Kota (Walkot) Tanjungpinang


Karena itulah suami Ibu Rahma yang juga merupakan kuasa hukum Pemkot Tanjungpinang, Agung Wira Dharma, angkat berkomentar mengenai kasus ini. Kata dia, tuturan kalimat yang beredar di media sosial tidak sesuai fakta.

"Foto yang beredar tidak sesuai fakta aslinya, itu sudah diedit seolah-olah berdua padahal kenyataannya ada banyak orang di sana," ujar Agung seperti dilansir dari Antara, Senin (2/8/2021).

Foto Ketika Syuting Film

Pak Agung menyebut foto itu diambil saat syuting salah satu film pada 2020. Menurutnya, banyak kru film di kamar hotel itu.

Pikir beliau, "Saya juga tahu aktivitas istri saya berada di situ bersama crew lainnya saat syuting film 'Janji di Atas Pelantar 3' tahun 2020 dan kami punya saksi yang hadir saat itu," ucapnya.

Agung memohon Walkot Bungkam


Bapak Agung menyebutkan dirinya memang meminta Rahma tidak melayani isu viral itu. beliau mengatakan hal itu dilakukan agar isu viral tersebut tidak melebar ke mana-mana.

Menurut bapak itu, "wali kota bukannya menghindar ataupun tak ingin menanggapi wawancara yang bersifat di luar urusan pemerintahan, namun saya yang memohon untuk tidak bereaksi agar pemberitaan tidak semakin berkembang. Karena, saya yang akan mengklarifikasi berita-berita tersebut bersama Ibu Wali Kota," kata Agung.

Bapak Agung ini berharap masyarakat selalu melakukan klarifikasi sebelum menyebar sesuatu di media sosial. Beliau mengingatkan isu yang asal disebar dapat menjadi fitnah.

Kita tidak dapat menduga "Fitnah dapat saja terjadi, karena itulah hendaknya kita selalu berfikir positif terlebih dahulu dalam menanggapi sesuatu," katanya menutup.

Ada-ada saja dunia online sekarang iya. Kita harus senantiasa waspada dan berbuat yang benar, agar tidak ada celah bagi orang-orang untuk memviralkan kita. Salam berita benar!