Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagian-Bagian Mesin Gambar Tracker dan Fungsinya Penjelasan Lengkap

Bagian Bagian Mesin Gambar Tracker - Dalam mencapai tujuan menggambar yang sempurna, yakni memenuhi standar, maka perlu mempersiapkan peralatan menggambar yang baik, serta didukung dengan keterampilan menggunakan alat - alat gambar. Belum tentu hanya bermodal peralatan yang lengkap, langsung dapat terampil menggambar, jika tidak diiringi latihan yang displin. 

Anda menggunakan peralatan sederhanapun, apabila menggunakan alat – alat gambar dilakukan dengan baik, konsekuen serta disiplin, akan sangat membantu dalam mencapai keberhasilan menggambar. Sekali lagi keuletan, kerajinan, serta konsekuenan juga disiplin dalam menggunakan alat, merupakan langkah bagus untuk menuju keterampilan dalam menggambar teknik.

Bagian-Bagian Mesin Gambar Tracker dan Fungsinya Penjelasan Lengkap

Misalnya saja cara menggunkan mesin gambar adalah sebuah alat yang dapat menggantikan alat – alat gambar lainnya seperti busur derajat, penggaris segitiga, mistar skala dan lain sebagainya. Keuntungan dari penggunaan mesin gambar ini adalah proses penggambaran yang lebih cepat.

Terlebih dahulu memahami setiap bagian dari mesin gambar akan sangat membantu dalam menguasai penggunaanya membuat gambar. Pahami setiap bagian-bagian mesin gambar dan fungsinya, anda akan lihai dalam mengoperasikannya, tanpa terlihat canggung.

Karena itu, kita akan membahas bagian-bagian mesin gambar tarcker dan fungsinya pada artikel kali ini. Adapun komponen-komponen dari mesin gambar ini adalah:

  1. Handel Horisontal
  2. Handel Vertikal
  3. Sekerup Pengatur Mistar
  4. Handel Ketepatan Mistar
  5. Handel Pengatur Sudut
  6. Handel Ketepatan Sudut
  7. Handel Pengerak Halus
  8. Sekerup Pembuka Mistar
  9. Sekerup Pengatur Kesikuan.



Bagian-Bagian Mesin Gambar Tracker dan Fungsinya

Fungsi bagian-bagian mesin gambar Tracker adalah sebagai berikut:

  • Handle Horisontal. Berfungsi agar mistar mesin gambar tidak dapat bergerak ke kanan maupun ke kiri jadi hanya dapat bergerak keatas dan ke bawah secara tegak lurus, apabila handelnya dikunci.
  • Handle Vertikal. Berfungsi agar mistar mesin gambar tidak dapat bergerak ke atas maupun ke bawah jadi hanya dapat bergerak ke kanan dan ke kiri bawah arah horisontal, apabila handelnya dikunci.
  • Sekrup Pengatur Mistar. Apabila berkeinginan mistarnya agar tidak menyentuh papan gambar karena ingin menarik kertas gambar setelah selesai menggambar atau memasang kertas gambar apabila mau mulai menggambar. Tujuan melakukan ini agar kerjanya praktis tidak perlu membuka mistar secara terbuka. Adapun cara kerjanya cukup dengan memutar sekerup arah jarum jam atau sebaliknya.
  • Handle Ketepatan Mistar. Adapun fungsi handel ini ialah untuk menepatkan mistar gambar dengan kertas agar sesuai dengan tepinya dengan jalan mengendorkan handelnya dan apabila sudah tepat handelnya dikecangkan lagi. Jadi peletakan kertas gambar dapat sembarangan. Akan tetapi kalau dipergunakan orang banyak misalnya di sekolah diusahakan jangan memainkan handel tersebut kalau tidak terpaksa.
  • Handle Pengatur Sudut. Bagian yang satu ini berfungsi untuk mengatur sudut kemiringan mistar yang diperlukan hanya saja dengan kelipatan 15º dan secara otomatis dapat terkunci bila handelnya dilepaskan.
  • Handle Ketepatan Sudut. Apabila handle pengatur sudut dengan kelipatan 15º, untuk handel ketepatan sudut dapat dipergunakan pada posisi 17 º , 22 º, 38 º yang jelas bukan kelipatan 15 º. Namun tetap saja diawali dengan membuat atau membebaskan handel pengatur sudut terlebih dahulu, baru kemudian mengatur sudut yang dimaksud kemudian handel ketepatan sudut dikencangkan. Jika sudah tidak dikehendaki handlenya dikembalikan ke posisi normal.
  • Handle Pengerak Halus. Setelah kita mengatur kertas kemudian menggunakan handel ketepatan mistar untuk mengatur mistar pada kertas gambar, maka kemungkinan masih ada selisih untuk itu agar tepat posisinya dipergunakan handel penggerak halus dengan jalan memutar sekerup agar mistar tetapt posisi kemudian handel dikencangkan. Hal ini dapat juga dilakukan pada kertas gambar yang sudah ada gambarnya, dipasang pada papan gambar. Kmudian agar garisnya berimpit tetap dengan mistar maka menggunakan handel penggerak halus.
  • Sekrup Pembuka Mistar. Setelah menggambar mistar gambar sering kotor karena tinta yang menempel. Untuk membersihkannya kadang-kadang tidak cukup dengan membersihkan ketika mistar masih terpasang, namun perlu membuka agar dapat lebih bersih, maka menggunakan sekrup pembuka mistar dalam hal melepas dan memasang mistarnya.
  • Sekrup Pengatur Kesikuan. Ketika menggambar mistar yang digunakan hendaknya benar-benar siku. Untuk mengecek kesikuan mistar mesin gambar kita menggunakan mistar segitiga yang benar-benar kesikuannya sudah dicek. Mistar segitiga diletakkan diantara mistar mesin gambar kemudian dilihat sudah berimpit atau belum, jika belum berimpit maka sekerup pengatur kesikuan dikendorkan dahulu kemudian ditepatkan mistar mesin gambar dihimpitkan dengan segitiga apabila sudah berimpit sekerup dapat dikencangkan kembali. Untuk melakukan pengaturan cukup dalam satu sekerup saja yang dipergunakan.

David Sigalingging
David Sigalingging Buku catatan digital seorang guru yang menuangkan pengetahuan kedalam tulisan. Semoga artikel tulisan saya bermanfaat bagi orang banyak. Mari menulis! Mari Membaca!