Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengendalikan Gerakan Servo Menggunakan Potensio Knob Arduino

Bintan News | Cara Mengendalikan Gerakan Servo - Hai! Jumpa lagi. Saya akan membuat project arduino dalam mengendalikan gerakan motor servo menggunakan sebuah potensio knob Arduino, atau lebih persisnya, saya akan memanipulasi nilai analog yang dihasilkan oleh potensio. Begini, apabila potensio diputar ke derajat tertentu maka servo juga akan mengikuti berdasarkan nilai ini.

Sebaiknya, kepada anda yang baru terjun dengan project motor servo, tidak ada salhnya untuk melihat postingan sebelumnya:

Baca Juga : Cara Memprogram Servo Dengan Arduino

Namun, apabila anda sudah pernah membuatnya, silahkan dilanjut saja.

Komponen

Tidak ada project arduino yang tidak butuh komponen, pastinya anda sudah tahu itu. Beberapa hardware inilah yang akan kita manipulasi agar dapat bekerja berdasarkan sketch/program yang kita susun. Berikut merupakan alat yang perlu kita persiapkan, antara lain:
  • 5x Kabel Jumper Male-male
  • 3x Kabel Jumper Male-female
  • 1x Arduino
  • 1x Micro Servo
  • 1x Potensio
Semoga saja anda tidak kesulitan dalam menyediakannya. Coba cari sampai dapat di Toko robotik tempat anda. Untuk harga, saya yakin pasti bervariasi antara daerah. Oke, kalau sudah lengkap, lanjut ke rangkaian.

Rangkaian mengendalikan servo dengan potensio

Sekarang anda harus membuat susun hubungan seperti pada gambar dibawah ini:
Cara Mengendalikan Gerakan Servo Menggunakan Potensio Knob Arduino
  1. Kuning servo sambung ke pin 3 arduino
  2. Merah servo hubungkan ke pin 5V arduino melalui breadboard
  3. Hitam servo terhubung ke GND arduino bertemu di breadborad
  4. Tengah potensio sabungkan ke A0 arduino
  5. Kaki kiri potensio hubungkan ke hitam servo, GND arduino pada breadboard
  6. Kaki kanan potensio sambungkan ke merah servo, pin 5V arduino pada breadboard
  7. Tambahkan sumber power

Program untuk menggerakan Motor Servo dan Potensiometer

Apabila telah lengkap dan terpasang dengan benar, kita akan teruskan kebagian memprogram. Sama dengan yang saya smpaiakna di project sebelumnya, kita akan menyertakan library bawaan yang sudah terdapat pada Arduino IDE-nya, Untuk itu, anda tidak butuh menambahkan add library terlebih dahulu.

Anda boleh mencatat semua atau ketik ulang sketch berikut ini:
#include <Servo.h>                              //menambahkan library servo pada program
Servo servoku;                                  //menciptakan variabel servoku untuk servo

int pot= A0;                                    //menghasilkan variabel pot untuk sensor pin A0
int nilaipot= 0;                                //menghasilkan variabel nilaipot untuk menyimpan nilai potensio
void setup(){
  servoku.attach(3);                            //menyeleksi pin 3 digital untuk servoku
}

void loop(){
  nilaipot= analogRead(pot);                    //menyimpan nilai pot pada variabel nilaipot
  nilaipot= map(nilaipot, 0, 1023, 10, 180);    //konversi nilai 0-1023 menjadi 10-180
  servoku.write(nilaipot);                      //menggerakan servo berdasarkan nilaipot
}

Ingat! Sebelum menekan tombol upload, pastikan menekan tombol Verify terlebih dahulu. Apa bila sketch sudah lulus verifikasi, silahkan tekan Upload, lalu silahkan tunggu hingga DONE UPLOADING. Kemudian, lakukan pengujian kerja, coba putar potensionya, pastikan servo akan berputar sesuai dengan potensionya. Jika tidak, berarti belum berhasil. Namun, jika iya, artinya cara mengendalikan gerakan servo menggunakan potensio berhasil.

Sedikit penjelasan:
  1. Perintah nilaipot= analogRead(pot); kita fungsikan menyimpan nilai dari potensio pada variabel nilai pot
  2. Bagian nilaipot= map(nilaipot, 0, 1023, 10, 180); berperan mengkonversi nilai potensio dari 0-1023 menjadi 10-180, namun bisa menyesuaikan dengan jenis servo yang digunakan, yaitu hanya bisa sampai maksimal 180 derajat. Lalu anda set dari 10 bukan dari 0, karena untuk servo ini jika diprogram kurang 10 derajar akan bergetar dan menyebakan servo cepat panas.

KERJAKAN TUGAS LEBIH KREATIF:
  1. Anda boleh mengganti potensio dengan menggunakan sensor LDR, misal pada rangkaian dan programnya bisa kamu liat pada: Program Arduino: Sensor LDR. Lalu baca dulu menggunakan serial monitor mengenai nilai dari ldrnya, dan sesuaikan pada bagian program map.
  2. Anda boleh menggunakan rangkaian Push Button, setidaknya 2 untuk contoh rangkaian dan programnya dapat dilihat pada: Program Arduino: Digital Read Push Button. Kemudian setting dengan cara ini, bila tombol 1 ditekan servo bergerak pada derajat 10 misalkan, dan bila tombol 2 ditekan servo bergerak pada derjat 150. Anda boleh atur sesuka kamu.

Baiklah, begitu dulu project cara mengendalikan gerakan servo menggunakan potensiometer dengan knob arduino UNO kita kali ini. Pantengin terus postingan terbaru dari Bintan News, selamat berkrasi tanpa batas, selamat belajar, selamat mencoba, dan semoga selalu berhasil.

David Sigalingging
David Sigalingging Buku catatan digital seorang guru yang menuangkan pengetahuan kedalam tulisan. Semoga artikel tulisan saya bermanfaat bagi orang banyak. Mari menulis! Mari Membaca!