Macam Macam Relay Pada Mobil

Macam macam relay pada mobil - Relay pada bidang otomotif biasanya dipakai pada bagian sistem kelistrikan, terutama pada bagian lampu dan klakson. Kedua sistem ini sering menjadi sorotan pemilik kendaraan. Mulai redup, terbakar, hangus dan lain sebagainya.

Macam Macam Relay Pada Mobil

Berdarkan masalah ini para ahli otomotif melirik komponen elektronika yang satu ini. Relay memiliki kemampuan yang baik sebagai kontak penghubung. Gerakan membuka dan menutup dari terminal dilakukan dengan sangat cepat.

Relay terdiri dari kumparan, terminal, tahanan, dan rumahnya. Kumparan berpungsi sebagai pembangkit elektromagnet setelah dialiri arus baterai. Elektromagnet ini menghasilkan gaya magnet dan menarik terminal kontak saklar dari relay. Sehingga kontak akan terhubung jika relaynya NO (normally opened) atau kontak akan terputus jika relaynya NC (normally closed). 

Secara sederhana relay ini bekerja sebagi sakalar memutus atau menghubungkan aliran arus listrik. Jika ketika diaktif memutus arus listrik, artinya jenis relay ini NC (normally closed). Jika ketika diaktif menghubungkan arus listrik, artinya jenis relay ini NO (normally opened). 

Relay yang dipakai pada mobil ada yang memiliki empat (4) kaki dan lima (5) kaki. Dimana yang membedakan desainnya adalah terletak pada jumlah kaki. 

1. Relay empat (4) kaki 

Relay empat (4) kaki memiliki jumlah terminal (kaki sebanyak empat (4) buah, kaki ini diberi kode 85, 86, 87 dan 30. Bagian kaki dengan kode 85 dan 86 adalah kumparan. Jika kedua terminal ini dihubungkan dengan baterai masing-masing ke negatif dan positif, maka kumparan akan menghasilkan kemagnetan. 

Sementara bagian kaki 87 dan 30 adalah saklar yang akan menghubungkan atau memutuskan arus listrik ke beban (lampu atau klakson). Gerakan menghubungkan dan memutuskan ini merupakan akibat gaya magnet yang dihasilkan kumparan karena terminal 85 dan 86 dialiri arus baterai. 

Posisi saklar dari relay empat kaki (terminal 87 dan 30) ada yang secara normal tertutup dan secara normal terbuka. Untuk saklar relay yang secara normal tertutup disebut Normally Closed (NC) dan saklar relay yang secara normal terbuka disebut Normally Opened (NO). 

Pengetahuan Jenis Relay yang dipakai pada bidang otomotif
Bagan 1 Skema Relay Normally Opened



Bagan 2 Skema Relay Normally Closed


 Penerapannya pada bagian kelistrikan adalah : 
a. Relay 4 kaki normally Opened. Bagian kelistrikan yang sering mendapat komponen ini adalah bagian lampu kepala, dan klakson. 
Relay 4 kaki Normally Opened


 



b. Relay Normally Closed. Bagian kelistrikan yang menggunakan relay normally closed adalah sistem AC (Air Conditioner) 
Relay 4 kaki Normally Closed


 

2. Relay lima Kaki 

Relay lima (5) kaki mempunyai desain dengan jumlah kakinya sebanyak 5 buah. Kaki ini diberi kode yang sama dengan relay empat kaki, yaitu terminal 85, 86, 87, 87a dan 30 untuk relay lima kaki dengan terminal 87 berbeda kerja, terminal 87 satu keadaan terhubung dengan terminal 30 (Normally Clodes) dan terminal 87 yang lainya terputus dengan terminal 30 (Normally Opened). Untuk membedakan kaki ini diberi abjad a, sehingga kode 85, 86, 87 dan 87a terhubung dengan terminal 30. Sementara untuk relay lima (5) kaki dengan kedua kaki terminal 87 sama-sama terputus dengan terminal 30 tidak diberi kode tambahan abjad sehingga kodenya menjadi 85,86,87,87, dan 30. 
Relay 5 kaki memiliki kode kaki 87a, dan 87


 


Relay lima kaki degan kode kaki 87 dan 87


 

Penerapan Relay lima (5) kaki, antara lain : 
a. Relay lima (5) kaki dengan terminal 85,86,87,87, dan 30 adalah untuk lampu kiri kanan dengan satu relay. 


b. Relay lima kaki dengan terminal 85,86,87a, 87, dan 30 adalah untuk lampu jauh dan dekat , lampu tail dan brake. 


B. FUNGSI RELAY

Relay berfungsi sebagai :
a. Sebagai saklar mengalirkan arus yang besar dengan menggunakan arus yang kecil sebagai pemicunya. 
b. Sebagai pelindung bagi saklar kombinasi dan switch lampu besar yang bisa meleleh karena panas. 

C. MANFAAT MENGGUNAKAN RELAY

Manfaat menggunakan relay : 
1. Membuat saklar lampu mobil menjadi awet karena terhidar dari panas yang berlebihan 
2. Cahaya lampu mobil akan menjadi lebih terang, atau suara klakson lebih padat 
3. Lampu mobil lebih awet karena terhidar dari tahanan arus yang mengalir 

Demikian artikel macam macam relay yang digunakan pada mobil. Semoga bermanfaat.