Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Perbedaan Platina Racing dan Platina Biasa

Platina Racing, Tokopedia

Perbedaan platina Racing dan Platina biasa 

Perbedaan platina Racing dan Platina biasa akan saya bahas secara lengkap sebisa yang saya ketahui. Perbedaan platina Racing dan Platina biasa ini merupakan studi pustaka. Dimana saya melakukan penelusaran informasi dari berbagai sumber, mulai dari internet, pengetahuan yang saya miliki hingga buku pelajaran.

Platina atau kontak point pada sistem pengapian konvensional masih akan kita temukan pada mobil-mobil keluaran tahun lama. Dimana mobil yang menggunakan Platina atau kontak point ini dapat kita pastikan belum mengadopsi sistem injeksi bahan bakar elektronik.

Pada platina atau kontak point terdapat dua bulatan yang terbuat dari bahan platina. Kedua bulatan ini yang akan membuka dan menutup (terhubung dan terputus) sesuai gerakan poros rotor distributor. Saya akan jelaskan sedikit cara kerja pengapian konvensional. Saat kedua kontak point ini menutup, terjadi pemassaan pada koil, kumparan primer. Kemudian saat kedua kontak point ini membuka, busi akan memercikkan bunga api.

Platina Racing

Oke Kita akan bahas Perbedaan Platina Racing dan Platina Biasa. Terlebih dahulu kita bahas platina racing. Berdasarkan informasi yang saya peroleh platina racing memiliki ciri sebagai berikut.
1. Diameter Kontak point lebih besar
2. Memiliki warna kabel merah/Hitam
3. Kebanyakan digunakan pada kendaraan besutan Toyota
4. Terbuat dari logam platina

Platina biasa

Sementara platina biasa memiliki ciri sebagai berikut.
1. Diameter kontak point lebih kecil
2. Memiliki warna kabel merah/Hitam
3. Kebanyakan digunakan pada kendaraan besutan Toyota
4. Terbuat dari logam platina

Itulah ciri platina (kontak point) racing dan platina berdasarkan informasi yang saya peroleh. Dari informasi diatas, kita dapat simpulkan bahwa perbedaan mendasar dari platina racing dan platina biasa hanya pada diameter kontak pointnya.

Platina Racing memiliki diameter kontak point yang lebih besar. Jika kita hubungkan dengan hukum ohm, bahwa "semakin besar luas penampang (A), maka hambatannya akan semakin kecil.".

Lalu kita akan mendapatkan keuntungan dari hukum ini, jika hambatan semakin kecil akan membuat platina (kontak point) lebih bagus menghantarkan arus listrik, lebih awet, dan otomatis akan dapat digunakan lebih lama.

Demikian pembahasan saya mengenai Perbedaan Platina Racing dan Platina Biasa kali ini. Semoga informasi ini memberi manfaat bagi anda.


Post a Comment for "Perbedaan Platina Racing dan Platina Biasa"