Jika Resistor dipasang secara Paralel maka nilai hambatannya makin

Jika Resistor dipasang secara Paralel maka nilai hambatannya makin


Sebelum kita membahas nilaia hambatan resistor pada rangkaian paralel, sebaiknya kita mengetahui pengertian rangkaian paralel. Ketika resistor disusun secara sejajar pada suatu rangkaian dinamakan rangkaian paralel.
Jika Resistor dipasang secara Paralel maka nilai hambatannya makin
Pada gambar diatas merupakan rangkaian lampu yang disusun secara  sejajar. Gambar ini terlihat sebagai rangkaian paralel, sumber arus sejajar dengan lampu 1 dan sejajar dengan lampu 2. Ada beberapa istilah yang sangat sering dibahas pada rangkaian, baik itu rangkaian paralel maupun seri. Istilah yang sering dibahas ini adalah Arus, tegangan dan hambatan yang mengalir pada rangkaian.

1. Arus pada rangkaian paralel

Arus yang mengalir pada rangkaian paralel gambar diatas ada 3 titik, yaitu pertama arus yang mengalir pada titik A1, titik ini kita sebut arus sumber. Lalu arus kedua yang mengalir melalui lampu pertama (L1). Ketiga yaitu arus yang mengalir melalui lampu kedua (L2). Besar arus yang mengalir pada setiap lampu tidak akan sama. Semakin besar nilai hambatan resistor maka semakin kecil arus yang mengalir pada resistor tersebut. Besar arus pada titik A1 (sumber) sama dengan total jumlah arus pada kedua lampu (A2 + A3).
I = V / R
Keterangan :
I  = Arus
V = Tegangan
R = Tahanan

2. Tegangan pada rangkaian paralel

Besar tegangan yang mengalir pada setiap lampu rangkaian paralel sama besarnya dengan tegangan sumber. Tidak ada pengurangan/kehilangan tegangan pada rangkaian paralel. Pada rangkaian diatas, lampu akan menyala normal. Artinya terang cahaya yang dihasilkan lampu sesuai dengan besar watt yang dimiliki lampu. Semakin besar watt lampu, maka semakin terang cahaya yang dihasilkan.
V = I * R
Keterangan :
I  = Arus
V = Tegangan
R = Tahanan

3. Tahanan pada rangkaian paralel

Resistor dipasang secara Paralel maka nilai hambatannya makin kecil. Saat menganalisis tahanan rangkaian paralel kita akan menggunakan rumus Hukum Ohm yaitu:
1/R total = 1/R1   +    1/R2
Contohnya kita memiliki rangkaian paralel dengan dua buah resistor, masing-masing:
R1  = 20 ohm
R2 = 40 ohm
Berapakah R total dari rangakaian ini?

Penyelesaian :
1/R total =  1/R1   +    1/R2
1/R total =  1/20   +    1/40
1/R total =  2/40   +    1/40
1/R total =  3/40
R total = 40/3
R total  = 13,33 Ohm (Pembuktian Jika Resistor dipasang secara Paralel maka nilai hambatannya makin kecil)

4. Daya pada rangkaian parale

besarnya daya pada rangkaian paralel akan berbeda pada masing-masing lampu. Lampu yang memiliki tahanan atau watt kecil akan menghasilkan daya yang kecil. Seperti itu sebaliknya, jika lampu memiliki tahanan atau watt yang besar, maka daya yang digunakan lampu tersebut semakin besar.
P   =   V   *   I
Keterangan :
P    = Daya
V   = Tegangan
I    =  Arus

Demikianlah kesimpulan kita mengenai Jika Resistor dipasang secara Paralel maka nilai hambatannya makin KECIL. Semoga penjelasan saya ini mudah anda pahami dan bermanfaat.