Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mengetahui Terminal pada alternator ic dan Fungsinya

cara-engetahui-terminal-pada-alternator-ic-dan-fungsinya

Sistem pengisian mesin kendaraan ringan memiliki beberapa komponen. Diantaranya, komponen ini adalah baterai, kunci kontak, alternator. Setiap komponen sistem pengisian memiliki peranan penting dalam menghasilkan arus pengisian yang baik. Besar arus pengisian yang baik ini adalah berkisar antara 13,5V - 14,7V. 
Rangkaian sistem pengisian IC

Pada Alternator IC Tipe M ada 4 terminal yang dapat kita temukan dibagian luar, yaitu terminal IG, L, S dan B. Sementara pada bagian dalam alternator IC ada 3 lagi, yaitu terminal P, F dan E. Setiap terminal ini memiliki peranan masing-masing pada alternator IC.

1. Mencari terminal IG pada rangkaian sistem pengisian pada unit

Pastikan ada arus negatif yang mengalir ke body alternator. Arus negatif ini bisa saja dari kabel negatif baterai yang terpasang pada body engine atau bisa saja menghubungkan arus negatif baterai langsung ke body alternator.

Sekarang kita akan mencoba menghubungkan kabel dari terminal L, IG dan S ke terminal positif baterai. Salah satu dari tiga terminal ini akan menghasilkan kemagnetan pada rotor alternator. Langkah detailnya seperti ini, hubungkan terminal L ke positif baterai, kemagnetan pada pully alternator tidak ada. Kemudian coba hubungkan terminal S ke positif baterai, kemagnetan pada pully alternator pun tidak dihasilkan. Saat terminal IG alternator dihubungkan ke terminal positif baterai, kemagnetan pada pully alternator ADA. Selamat anda menemukan terminal IG alternator dengan tepat.

2. Fungsi terminal alternator

Terminal L alternator
Terminal L ini adalah titik arus NEGATIF untuk lampu indikator pengisian. Saat kunci kontak ON, lampu pengisian akan menyala, saat engine RUN lampu pengisian akan padam.

Terminal IG
Terminal IG alternator berfungsi sebagai titik sumber arus listrik alternator untuk mengaktifkan semua komponen pada alternator. Saat arus positif dialirkan ke IG alternator, terjadi kemagnetan pada rotor, lampu indikator pengisian juga menyala.

Terminal S
Terminal S alternator dihubungkan ke fuse positif baterai. Bagian ini adalah titik sumber arus penyetabil yang digunakan IC regulator untuk mempertahankan tegangan pengisian standard. Jika arus pengisian besar, secara perlahan arus menuju rotor akan dikurangi, sehingga kemagnetan rotor akan berkurang, otomatis tegangan pengisian juga akan berkurang.

Demikian pejelasan kami mengenai Terminal pada alternator ic dan Fungsinya. Semoga pengetahuan ini bermanfaat. Saran dan komentar sangat kami tunggu dari anda.

Post a Comment for "Cara Mengetahui Terminal pada alternator ic dan Fungsinya"