Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Macam-Macam Proyeksi (Pengertian Proyeksi Piktorial dan Proyeksi Ortogonal)

Pengertian Macam-macam Proyeksi -  Pengertian proyeksi adalah cara penggambaran suatu benda, titik, garis, bidang, benda ataupun pandangan suatu benda terhadap suatu bidang gambar. Secara khusus, penegrtian proyeksi piktorial adalah cara penyajian suatu gambar tiga dimensi terhadap bidang dua dimensi. Sedangkan pengertian proyeksi ortogonal adalah cara pemproyeksian yang bidang proyeksinya mempunyai sudut tegak lurus terhadap proyektornya.

Ketika membaca gambar teknik pentingnya memahami informasi yang terkandung dalam suatu gambar. Karena hal ini penting dilakukan agar terdapat kesamaan atau satu kesepahaman antara perancang gambar (designer), juru gambar (drafter) serta pengguna gambar (operator) sehingga informasi yang terdapat pada gambar dapat dipahami baik oleh designer, drafter ataupun operator.

Oleh karenanya, penting adanya informasi dan aturan gambar yang telah mengikuti standar agar dapat dipahami.  Salah satu aspek penting dalam gambar teknik yakni pemahaman mengenai jenis proyeksi yang digunakan pada gambar tersebut.

Dalam hal mengekspresikan wujud objek dalam bentuk gambar, maka diperlukan adanya sebuah metode yang disebut proyeksi. Gambar yang diproyeksikan merupakan gambar dari objek nyata atau khayal yang menurut garis pandang pengamat pada suatu bidang datar (bidang gambar). 

Sebuah objek tiga dimensi dapat disajikan pada sebuah bidang dua dimensi dengan cara menggunakan proyeksi. Terdapat beberapa macam cara dalam menggambar proyeksi, dalam hal ini dikelompokkan menjadi dua macam, yakni gambar pandangan tunggal (proyeksi piktorial) dan gambar pandangan majemuk (proyeksi ortogonal).

Dibawah ini merupakan macam-macam proyeksi:

MACAM-MACAM PROYEKSI

1. PROYEKSI PIKTORIAL

Gambar pandangan tunggal atau proyeksi piktorial merupakan suatu teknik dalam menampilkan gambar benda yang mendekati bentuk dan ukuran sesuai sebenarnya yang dibuat dengan bentuk tiga dimensi dengan pandangan tunggal.

Baca juga: Perbedaan proyeksi amerika dan proyeksi eropa

Namun perlu juga dicatat bahwa tidak semua gambar ilustrasi teknis bukan merupakan gambar piktorial. Sebuah gambar piktorial hanya menunjukkan berupa goresan garis, sementara ilustrasi teknis mencakup berbagai gambar, baik seni grafis atau fotografi. 

Jenis proyeksi yang termasuk dalam kelompok proyeksi piktorial adalah: 

a. Proyeksi Aksonometri

Apabila objek dapat diwakili oleh proyeksi orthogonal, misalnya yang ditunjukkan gambar bawah berikut, hanya satu bidang yang akan digambar pada bidang ini proyeksi. Contohnya bidang ini atau tepinya relatif terhadap Bidang proyeksi, maka tiga muka objek akan terlihat pada saat bersamaan, dan Gambar seperti itu memberikan bentuk sebenarnya dari objek pada gambar bagian kanan. Metode ini disebut proyeksi aksonometri dan gambarnya disebut gambar aksonometri. 


Proyeksi aksonometri ada tiga bentuk, yaitu gambar isometri, dimetri dan Trimetri.

1) Isometri

Proyeksi isometri merupakan salah satu jenis proyeksi yang secara akurat menampilkan objek dalam gambar dengan panjang sumbu yang menggambarkan ukuran objek sebenarnya. 
Adapun ciri-ciri pada sumbunya :

  • Sumbu x dan sumbu y mempunyai sudut 30 derejat terhadap garis mendatar
  • Sudut antara sumbu yang satu dengan sumbu lainnya 120 derajat
Ciri-ciri pada ukurannya :
Panjang gambar pada masing-masing sumbu sama dengan panjang benda yang digambarnya.


2) Dimetri

Proyeksi dimetri merupakan perbaikan dan penyempurnaan dari proyeksi isometri di mana garis yang tumpang tindih menjadi tidak terlihat dalam proyeksi isometri. 
Ciri-ciri pada sumbunya :

  • Pada sumbu X mempunyai sudut 10 derejat, sedangkan pada sumbu Y mempunyai sudut 40 derajat.
Ciri pada ukurannya :
  • Perbandingan skala ukuran pada sumbu x = 1:1, dan skala pada sumbu y=1:2, sedangkan pada sumbu z = 1:1


3) Trimetri

Proyeksi trimetri merupakan proyeksi dengan skala pendekatan tiga sisi dan tiga sudut tidak sama. Proyeksi trimetri merupakan proyeksi yang berpatokan kepada besarnya sudut antara sumbu-sumbu (x,y,z) dan panjang garis sumbu - sumbu tersebut dan merupakan modifikasi lebih jauh lagi dari proyeksi Isometri. 

Ukuran panjang, lebar dan tingginya ketiganya disesuaikan. Umumnya menggunakan perbandingan 10:9:5 atau 6:5:4. Pada proyeksi Trimetri terdapat masing-masing tiga macam skala dan sudut kemiringan.


 
b. Proyeksi (Oblique) Miring 

Proyeksi miring merupakan proyeksi gambar dimana garis pada proyeksi tidak tegak lurus terhadap bidang proyeksi namun membentuk sudut miring. 

Bagian depan objek pada gambar ditempatkan dengan bidang kerja proyeksi sehingga bentuk permukaan depan objek tergambar seperti sebenarnya. Jika panjang objek pada proyeksi sama dengan panjang sebenarnya maka disebut proyeksi miring cavalier, sedangkan untuk panjang objek pada proyeksi yang diperpendek disebut dengan proyeksi miring cabinet. Gambar pada proyeksi miring memiliki basis sumbu 0, 45 dan 90 derajat.



c. Proyeksi Perspektif.

Proyeksi perspektif merupakan salah satu jenis proyeksi piktorial yang mempunyai kesan visual yang mirip dengan gambar sebenarnya, namun cara menggambar proyeksi perspektif sangat rumit, terutama pada bagian-bagian kecil. 

Pada tampilan perspektif, garis proyeksi berpusat pada satu atau beberapa titik tertentu.



2. PROYEKSI ORTOGONAL

Proyeksi ortogonal merupakan gambar yang diproyeksikan, dan bidang proyeksinya tegak lurus dengan proyektor. Proyektor adalah garis yang memproyeksikan objek ke bidang proyeksi. Dalam proyeksi ortogonal terdapat beberapa perspektif yaitu tampak depan, tampak atas, tampak samping, dan proyeksi piktroial. 

Secara umum, proyeksi ortogonal dibagi menjadi dua jenis, yaitu proyeksi Eropa dan proyeksi Amerika.

a. Proyeksi Eropa

Proyeksi Eropa merupakan proyeksi yang posisi proyeksi dan arah garis pandangnya terbalik. Proyeksi Eropa sering juga disebut proyeksi kuadran I (pertama) atau proyeksi sudut pertama.


b. Proyeksi Amerika

Proyeksi Amerika meriupakan proyeksi pada bidang yang sama dengan garis pandang. Proyeksi Amerika sering disebut proyeksi kuadran III atau proyeksi sudut ketiga.

Nah, itu dia pembahasan kita mengenai macam-macam proyeksi baik pengertian Proyeksi Piktorial dan Proyeksi Ortogonal sudah kita jabarkan dengan lengkap. Semoga saja bisa membantu anda memahami gambar teknik.

David Sigalingging
David Sigalingging Buku catatan digital seorang guru yang menuangkan pengetahuan kedalam tulisan. Semoga artikel tulisan saya bermanfaat bagi orang banyak. Mari menulis! Mari Membaca!