-->

Mendiagnosis Kerusakan Sistem Pendinginan

Mendiagnosis kerusakan sistem pendinginan kendaraan ringan | Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!
Gambar 14.1 Perbaikan radiator membutuhkan keterampilan khusus yang tidak dimiliki oleh semua mekanik
Sistem pendinginan pada kendaraan ringan memiliki peran yang penting untuk membantu mendinginkan mesin. Hampir semua kendaraan ringan menggunakan sistem pendinginan air sehingga sistem pendinginannya lebih rumit daripada sistem pendinginan udara.

Tidak jarang kendaraan macet atau mogok di jalan karena overheat yang disebabkan oleh rusaknya sistem pendinginan. Di Indonesia yang termasuk negara tropis, suhu rata-ratanya cenderung lebih tinggi sehingga sistem pendinginan dituntut selalu dalam kondisi terbaiknya.

Sedikit saja kerusakan dapat berakibat buruk untuk kondisi mesin secara keseluruhan. Sistem pendinginan yang dirawat dengan baik (misalnya dengan mengganti radiator coolant secara berkala) biasanya lebih jarang rusak. Seandainya terjadi kerusakan lebih disebabkan oleh usia pakai komponen sistem pendinginan sudah tercapai.

Indikator yang sering digunakan untuk mengetahui kerusakan sistem pendinginan adalah pengukur suhu yang ada di panel instrumen. jika jarum penunjuknya sudah naik lebih dari setengah, biasanya pemilik kendaraan baru menyadari, kerusakan di sistem pendinginan kendaraannya.

Pada bab ini kamu akan belajar prosedur perbaikan sistem pendinginan kendaraan ringan, khususnya sistem pendinginan yang menggunakan fluida cair. Proses perbaikannya meliputi proses diagnosis untuk menentukan sumber kerusakan dan bagaimana cara memperbaikinya.

Diharapkan setelah kamu mempelajari bab ini, kamu dapat memperbaiki sistem pendinginan kendaraan dengan terampil dan tanpa melakukan kesalahan sama sekali.

A. Mendiagnosis Gejala Kerusakan Sistem Pendinginan Kendaraan Ringan

Gejala yang paling sering terjadi akibat kerusakan pada sistem pendinginan adalah overheat. Hampir setiap kendaraan yang mengalami overheat diakibatkan oleh kegagalan fungsi sistem pendinginan. Overheat sendiri dapat disebabkan oleh banyak hal dan untuk menentukan penyebabnya dibutuhkan ketelitian dan kesabaran.

Bila salah menentukan penyebabnya, bukan tidak mungkin overheat akan kembali terjadi dan proses perbaikan harus diulang kembali. Berikut adalah berbagai penyebab overheat pada mesin yang disebabkan oleh kerusakan sistem pendinginan.

Tabel 14.1 Daftar Kemungkinan Penyebab Overheat

No

Kondisi

Kemungkinan Penyebab

1

Overheat saat macet atau setelah mesin berputar idle dalam waktu lama

1. Jumlah coolant terlalu sedikit.

2. Tutup radiator rusak.

3. Termostat rusak.

4. Kipas pendingin tidak berputar

5. Saluran udara diradiator tersumbat

6. Gasket kepala silinder bocor

7. Saluran gas buang tersumbat

2

Overheat saat kecepatan tinggi atau setelah akselerasi

1. Saluran diradiator atau blok silinder tersumbat oleh karat, kotoran, atau pengotor lainnya.

2. Saluran udara di radiator tersumbat

3. Tutup radiator rusak

4. Termostat rusak

5. Sirip-sirip radiator berkarat atau rusak

6. Baling-baling pompa air aus/berkarat

7. Selang radiator bagian bawah rusak

8. Kerusakan pada sistem rem (mengunci)

3

Overheat pada semua kondisi atau kondisi tidak menentu

1 Jumlah coolant terlalu sedikit.

2. Tutup radiator rusak.

3. Termostat rusak.

4. Sensor suhu rusak atau rangkaian kelistrikannya bermasalah.

5. Kipas pendingin tidak berputar.

4

Overheat setelah mesin mesin dihidupkan

Sensor suhu rusak atau rangkaian kelistrikannya bermasalah.

5

Indikator suhu sering berada pada nilai maksimalnya

1. Saluran di radiator dan atau di blok silinder tersumbat oleh karat

kotoran, atau pengotor lainnya.

2. Saluran udara di radiator tersumbat.

3. Tutup radiator rusak.

4. Termostat rusak.

5. Sirip-sirip radiator berkarat atau rusak.

6. Selang radiator bagian bawah rusak.

7. Kipas pendingin tidak berputar.

6

Adanya gelembung udara ditangki cadangan (reservoir tank)

1. Tutup radiator rusak.

2. Gasket kepala silinder rusak atau bocor.

7

Ada udara di dalam radiator meskipun tangki cadangan isinya penuh

1. Coolant bocor

2. Tutup radiator rusak.

3. Ada udara di sistem pendinginan.

4. Sealyang berada di antara tutup radiator dan tangki cadangan rusak/bocor

5. Gasket kepala silinder rusak/bocor.


Begitu pentingnya peranan system pendingin pada kendaraan sehingga perlu dijaga kestabilan suhu kerja mesin, dapat kita bayangkan bagaimana kalau system pendingin ini mengalami kerusakan atau gangguan. Selama mesin hidup, mesin akan terus menghasilkan panas yang lama kelamaan panas semakin tinggi sehingga akan menjadikan kerusakan pada komponen meisn.

Pada uraian materi kali ini saya akan membahas hal-hal yang menjadi gangguan pada system pendingin.

1. Penyebab Oli Mesin Bercampur Air Radiator Pada Mobil

Pada waktu kita mengecek air radiator ternyata kita mendapati airnya berwarna putih kecoklatan, kalau ini terjadi maka hal ini air bercampur dengan oli mesin, untuk  mengetahui apa penyebab oli mesin bercampur air pada kendaraan beroda empat atau kenapa oli mesin nyampur air sehingga oli mesin kelihatan berwarna keputihan menyerupai warna susu coklat.

Sudah barang tentu dan pada banyak kasus bila oli mesin bercampur dengan air itu ialah merupakan efek mesin overheat atau efek dari temperatur mesin naik tidak wajar tetapi mesin dipaksakan tetap jalan hingga mesin mati tanggapan suhu mesin terlalu panas, sehingga selinder head atau kop mesin menjadi bengkok atau pack kop (gasket cylinder head) mengalami kerusakan.

Di bawah ini akan saya jelaskan bagaimana cara memperbaiki bila oli mesin bercampur air pada mesin.

Untuk perbaikan oli mesin yang sudah bercampur dengan air tergantung dari adegan mana yang mengalami kerusakan, bila hanya gasket cylinder head yang rusak hanya perlu mengganti gasket cylinder head.

Tetapi bila yang mengalami kerusakan ialah cylinder head menyerupai misalnya bengkok, masih mampu dilakukan dengan cara meratakan permukaan cylinder head itu pun terbatas pada ukuran tertentu.

Karena bila adegan cylinder head yang dipangkas tersebut terlalu banyak menyerupai halnya mesin-mesin dengan timing chain (mesin menggunakan rantai kamrat) biasanya timbul duduk perkara gres diantaranya kamrat suara atau cover timing chain akan lebih tinggi permukaannya dengan adegan atas cylinder head.

Hal lain penyebab oli bercampur air radiator pada kendaraan beroda empat ialah tanggapan temperatur tinggi mesin menyebabkan cylinder head retak sehingga terjadi kebocoran antara terusan air (water jacket) dengan terusan oli dan hal ini perlu mengganti cylinder block baik yang gres maupun cylinder head ex singapore yang mampu dijadikan alternatif.

Untuk cara mencegah biar tidak hingga oli mesin bercampur dengan air radiator ialah selalu perhatikan indikator temperatur mesin ketika kita sedang membawa kendaraan beroda empat yang terdapat dipanel spidometer.

 2. Penyebab Air Radiator Mobil Selalu Berkurang

 Penyebab berkurangnya air radiator ada beberapa hal yang menyebabkan air radiator selalu berkurang dan hal yang perlu diperiksa ketika menemui coolant atau air radiator kendaraan beroda empat selalu kurang atau bila air radiator berkurang.
  • Cek tutup radiator, biasanya tekanan tutup radiator sudah melemah karena kerusakan pada karet pada tutup radiator sehingga air radiator akan lebih cepat habis karena air radiator cepat mengalir ke tabung air cadangan sebelum tekanan buka klep atau dengan kata lain pressure valve terbuka sebelum tekanan pressure valve pada tutup radiator tercapai.
  • Terdapat tetesan air radiator dari slang-slang radiator atau terusan air pendingin mesin, tetesan air ini biasanya sedikit demi sedikit keluar ketika mesin dihidupkan yang mengambarkan terdapat kebocoran pada air radiator.
  • Putaran kipas radiator lemah, untuk kipas radiator elektrik biasanya terjadi kerusakan pada motor listrik atau motor cooling fan.
 Diantara penyebab putaran kipas radiator lemah ialah :
  • Carbon brush sudah mau habis atau komutator habis terkikis
  • Gulungan kawat email pada motor mulai telihat hangus
  • Magnet pada motor cooling fan lepas atau bergeser.
  • Jika motor kipas adiator mengunakan relay pemanis (bukan relay bawaan), biasanya skun di kaki relay kurang baik sambungannya atau kabel yang dipakai terlalu kecil dengan indikasi kabel terasa panas.
  • Jika kipas radiator menggunakan visco fan radiator, kita ambil pola saja seperti ISUZU Panther Pick Up diesel, kemungkinan ialah cairan didalam kopling kipas radiator terbuang keluar atau visco fan rusak menyerupai terlihat gambar dibawah ini, putaran kipas radiator mampu ditahan menggunakan kayu atau tangan meskipun mesin dalam kondisi berputar.

3. Terjadi kebocoran pada kompresi mesin

Penyebab biasanya hal ini mampu dilihat ketika tutup radiator dibuka sambil mesin hidup terdapat gelembung yang tidak mau berhenti dan ketika mesin digas air radiator terlihat menyembur keras keluar.

Kebocoran pada pack kop mesin ini tidak terlihat secara fisik, itulah sebabnya terkadang akan membuat penasaran, kenapa air radiator cepat habis padahal tidak ada bocor tetapi mampu dilihat dari gejala mesin terkadang mrebet, atau busi terlihat berair dan oli mesin terlihat bercampur dengan air.

Coolant atau air radiator tidak bersirkulasi, hal ini kemungkinan tanggapan thermostat tidak membuka ketika temperatur kerja mesin sudah tercapai, sehingga suhu mesin sudah melewati titik didih air diatas 100 derajat celsius tetapi air radiator belum bersirkulasi, menyerupai pola pada BMW 318i tahun 2003, hal ini mampu dilihat dari perbedaan suhu yang jauh yang terdapat pada radiator.

Gambar dibawah ini ialah gambar thermostat yang macet karena bengkok sehingga membuat air radiator tidak bersirkulasi. Thermostat bengkok diatas menjadi penyebab air radiator kendaraan beroda empat bmw 318i selalu berkurang banyak setiap hari dan air radiator keluar karena air pendingin mesin tidak bersikulasi melewati radiator karena thermostat tidak mampu membuka.

Hal lain yang berafiliasi air radiator tidak bersirkulasi ialah karena radiator tersumbat kerak-kerak, biasanya hal ini karena umur kendaraan.

Untuk duduk perkara air radiator yang selalu berkurang, kendaraan atau kendaraan beroda empat harus segera dibawa ke bengkel kepercayaan untuk pemeriksaan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan menyerupai mesin macet karena overheat dan lain sebagainya.

4. Penyebab Temperatur Naik

Sebab mesin kendaraan beroda empat panas, mengetahui beberapa penyebab temperatur kendaraan beroda empat naik atau temperatur panas mesin kendaraan beroda empat naik diatas temperatur kerja mesin.
Pembakaran campuran materi bakar dan udara di dalam mesin menghasilkan panas, itulah sebab kenapa mesin kendaraan beroda empat panas, panas mesin biar tidak berlebihan diharapkan suatu sistem pendingin untuk mengatur temperatur kerja mesin,

Agar tidak terjadi kerusakan fatal pada mesin tanggapan panas berlebihan,pada instrumen dashboard atau pada intrumen spidometer dipasang indikator temperatur mesin, untuk mengingatkan kita biar berhentikan mesin bila indikator temperatur sudah panas atau berkedip.

Beberapa Penyebab Temperatur Mesin Mobil Naik.
Berikut ialah beberapa hal yang mampu menjadi penyebab temperatur kendaraan beroda empat naik :
  • Kipas Radiator tidak berputar ketika temperatur kerja sudah tercapai, termasuk putaran   kipas yang kurang kencang atau pun ekstra fan mati yang menyebabkan temperature kendaraan beroda empat naik ketika AC dinyalakan.
  • Terjadi duduk perkara kerusakan pada tutup radiator.
  • Air radiator tidak bersirkulasi, baik disebabkan oleh water pump tidak berputar karena v-belt putus, radiator tersumbat ataupun thermostat mesin macet.

5. Terjadi kebocoran pada sistem pendingin

Pada mesin mobil terjadi kebocoran termasuk kebocoran pada radiator, slang radiator, slang bypass, slang buntu, kebocoran pada pompa air mesin atau bocor pada packing cylinder head mesin.

Ternyata ada banyak sekali penyebab mesin overheat. Overheat pada mesin seharusnya tidak boleh terjadi karena dapat membuat komponen-komponen mesin rusak. Oleh sebab itu kondisi sistem pendinginan yang prima wajib untuk selalu dijaga. Penentuan penyebab overheat harus dilakukan sebelum proses perbaikan dilaksanakan. Prosedur pemeriksaan dan perbaikan sistem pendinginan akan kamu pelajari di subbab berikutnya.

B. Memperbaiki Kerusakan Sistem Pendinginan

Untuk menentukan sumber kerusakan di sistem pendinginan, dibutuhkan proses pemeriksaan. Tanpa pemeriksaan, dapat saja terjadi kesalahan dalam menentukan penyebab kerusakan dan pada akhirnya membuat waktu dan biaya perbaikan semakin besar. Mayoritas komponen sistem pendinginan juga tidak dapat diperbaiki sehingga jika hasil pemeriksaannya tidak sesuai spesifikasi, maka komponen itu akan langsung diganti. Berikut adalah penjelasan pemeriksaan dan perbaikan tiap komponen sistem pendinginan cair. 

1. Pemeriksaan dan Perbaikan Radiator

Radiator mungkin adalah komponen sistem pendinginan yang paling banyak diketahui oleh masyarakat
awam. Letak radiator yang mudah diamati dan banyaknya bengkel spesialis radiator membuat komponen ini lebih dikenal daripada komponen sistem pendinginan lainnya.

Sumber: Automotive Technology: A Systems Approach
Gambar 14.3 Kebocoran radiator dapat diketahui dengan radiator cap tester

Masalah yang paling sering terjadi pada radiator adalah kebocoran. Kebocoran ini dapat diketahui dengan adanya coolant di bodi radiator atau ketika dilakukan pemeriksaan dengan radiator cap tester. Saat sistem pendinginan diberikan tekanan dengan radiator cap tester, jika radiator bocor maka akan terlihat  coolant yang keluar.

Jika kebocorannya berasal dari  tangki bawah atau atas radiator, proses perbaikannya dapat dilakukan dengan penambalan atau langsung menggantinya. Penambalan dapat dikerjakan jika tangki terbuat dari tembaga atau kuningan. Jika tangkinya terbuat dari plastik atau fiber (seperti yang banyak dipakai oleh kendaraan produksi terbaru), biasanya diperbaiki dengan penggantian tangki baru. Penyebabnya, tangki plastik atau fiber tidak dapat ditambal dengan pengelasan.

Sumber: https://motormission.com/wp-content/uploads/Damaged-Radiotor-Repair- Service-06-03-2017Jog, diokses 25 Iuni 2019, pukul 09.18 WIB
Gambar 14.4 Sirip pendingin radiator yang rusak parah

Selain kebocoran, permasalahan lain yang kerap terjadi pada radiator adalah bengkoknya sirip-sirip pendingin. Masalah ini biasanya disebabkan oleh radiator yang terbentur benda atau kerikil saat kendaraan melaju. Sirip yang bengkok masih dapat diperbaiki dengan meluruskannya kembali. Namun, jika kondisinya sudah terlalu parah (seperti jumlah sirip yang bengkok terlalu banyak) atau sudah tidak dapat diperbaiki, maka radiator sebaiknya harus segera diganti.

Permasalahan lain yang kerap terjadi pada radiator adalah tersumbatnya saluran-saluran diradiator. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh korosi atau cairan pendingin yang tidak pernah diganti. Meskipun cairan pendingin sudah rutin diganti, tetapi seiring usia pakai penyumbatan tetap dapat terjadi karena adanya kerak dan kotoran akibat korosi di saluran cairan pendingin. Bila kondisinya belum terlalu parah, penyumbatan ini masih dapat diperbaiki dengan cara membersihkan kotoran penyumbat secara manual. Jika terlanjur mengeras atau sudah tidak dapat dibersihkan, radiator harus diganti dengan yang baru.

2. Pemeriksaan dan Perbaikan Selang Radiator

Selang ini digunakan untuk menghubungkan radiator dengan saluran air yang ada di dalam blok silinder. Selang sengaja digunakan karena dapat berfungsi dengan baik meskipun terkena getaran dan guncangan mesin. Di sisi lain pemakaian selang tentu tidak seawet material logam, sehingga selang radiator juga dapataus/rusak. Kerusakan selang dapat berupa bocor, mengeras, melunak, sobek dan lain-lain.

Sumber: https:www.motoringassist.com/PageFiles/270/hose.jpg diakses 25 Juní 2019, pukul 0941 WIB
Gambar 14.5 Selang radiator yang retak dapat memicu kebocoran coolant


Pemeriksaan selang dilakukan dengan cara menekan atau meremas selang dengan tangan. Jika terasa selang terlalu kaku atau lunak dapat disimpulkan selang sudah rusak dan harus segera diganti. Selang yang terlalu kaku mudah patah dan mengakibatkan kebocoran coolant. Jika selang terlalu lunak, selang dapat pecah ketika suhu dan tekanan coolant tinggi. Adanya keretakan dibagian luar selang juga mengindikasikan selang radiator harus segera diganti.

Ada hal-hal yang harus diperhatikan ketika mengganti selang radiator. Salah satunya adalah gunakan selang radiator pengganti yang dibuat sesuai jenis dan tipe kendaraannya. Perlu kamu ketahui, tiap kendaraan memiliki panjang dan tekukan selang radiator yang berbeda-beda. Perbedaan ini disebabkan oleh desain mesin dan jarak antara radiator lengan mesin.

Selang radiator yang tidak sesuai akan menyebabkan selang mudah rusak. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi sambungan selang  dengan radiator dan mesin. Berikan sealant cair di tiap sambungan untuk mencegah kebocoran dan jika dioerlukan ganti klem selang dengan yang baru agar kekuatan ikatnya tetap kuat.

3 Pemeriksaan dan Perbaikan Kipas Pendingin

Hampir semua kendaraan yang menggunakan sistem pendinginan cair selalu dilengkapi dengan kipas Kipas ini berfungsi membantu proses pendinginan cairan pendingin, khususnya saat kendaraan berjalan lambat atau terjebak kemacetan. Ada berbagai jenis kipas pendingin, namun yang akan dibahas di sini hanya kipas elektrik karena jenis kipas inilah yang paling banyak dipakai di kendaraan saat ini. Kipas elektrik membutuhkan arus listrik agar dapat berputar. Biasanya kipas ini hanya akan bekerja ketika mesin mencapai suhu tertentu dan akan berhenti ketika suhu mesin sudah berada di bawah suhu kerja kipas.

Sumber:.htp/outeportsucom/wp content hploads /2017/0osaoMGOvO2-10241024jp, diokses 25 1uni 2013, pukul 10.21 WIB
Gambar 14.6 Kipas radiator yang rusak akan membuat mesin overheat

Ada dua masalah yang sering dialami kipas elektrik, yakni kipas sama sekali tidak berputar dan kecepatan putar kipas menurun. Kipas yang tidak berputar dapat disebabkan oleh beberapa penyebab, seperti motor kipas rusak, ada kabel yang putus, relay kipas rusak, sekering putus, atau modul pengontrol kipas rusak. Pemeriksaan relay dan sekering dilakukan dengan bantuan ohmmeter. Untuk memeriksa motor kipas dapat digunakan ohmmeter atau amperemeter, tergantung variabel mana yang akan diperiksa. Ohmmeter dipakai untuk mengukur nilai hambatan motor kipas sedangkan amperemeter dipakai untuk mengukur arus yang bekerja ketika kipas berputar.

Dari hasil pemeriksaan dapat ditentukan kondisi motor kipas. Jika kondisinya tidak sesuai spesifikasi standar, motor kipas dapat diperbaiki tergantung kerusakannya. Namun, langkah yang paling sering  dilakukan adalah dengan mengganti motor kipas. Motor kipas yang sudah rusak dan berhasil diperbaiki biasanya usia pakainya tidak seawet motor kipas baru. Usia pakainya pun menjadi tidak dapat diprediksi dan dapat rusak kembali sewaktu-waktu.

4. Pemeriksaan dan Perbaikan Termostat

Termostat terletak di dalam saluran cairan pendingin dan tidak dapat dilihat tanpa membuka penutupnya. Termostat yang baik akan membuka saat suhu coolant sudah mencapai suhu pembukaan termostat. Termostat akan kembali menutup saat coolant suhunya berada di bawah suhu pembukaan termostat. Lantas bagaimana cara memeriksa termostat apakah bekerja atau tidak?

Sumber: https://15.walmartimages.com/ast/e8db6437-b37 4377-9c47-d51ef0493759 1.48ee3addec6575f4ae50098ccoc 30eac.jpeg, diokses 25 Juai 2019, pukul 11.08 WIiB
Gambar 14.7 Termostat hanya dopat diperiksa dengan cara merebusnya dan mengukur suhu pembukaanya

Metode pemeriksaan paling sederhana adalah dengan memegang selang radiator. Selang radiator seharusnya akan memanas saat mesin sudah mencapai suhu kerjanya karena termostat membuka dan cairan pendingin dari mesin dialirkan ke radiator.

Jika selang tidak terasa hangat atau panas, termostat berarti tidak membuka. Kondisi ini akan  membuat mesin overheat. Metode lain adalah mengukur suhu  selang radiator atau rumah termostat dengan termometer  inframerah. Jika termometer menunjukkan adanya kenaikan suhu berarti termostat membuka dan bekerja dengan normal.

Metode terakhir dan yang paling rumit yaitu dengan cara melepas termostat dan memeriksanya dengan bantuan air panas dan termometer. Caranya yakni dengan merebus termometer hingga termostat membuka dan lihat suhu pembukaannya. Setelah itu bandingkan hasilnya dengan spesifikasi di dalam service manual. Jika tidak sesuai, ganti termostat karena termostat tidak dapat diperbaiki. Pastikan setelah suhu turun, katup termostat kembali menutup. Bila katup tidak menutup, berarti termostat rusak dan harus diganti.

5. Pemeriksaan dan Perbaikan Pompa Air

Pompa air adalah komponen sistem pendinginan yang mensirkulasikan cairan pendingin dari mesin ke radiator dan sebaliknya. Pompa air ini biasanya digerakkan oleh putaran mesin, baik itu melalui sabuk penggerak, roda gigi, atau komponen lainnya. Beberapa kendaraan lainnya ada yang menggunakan pompa air yang digerakkan dengan tenaga listrik. Kerusakan pompa air ini tidak dapat diamati secara visual karena komponen-komponennya berada di dalam tempat tertutup.

Sumber: Automotive Tèchnology: A Systems Approach
Gambar 14.8 Meremas selang radiator bagian atas untuk memeriksa kerja pompa air

Kerusakan yang sering terjadi pada pompa air yaitu baling-baling pompa aus karena korosi, seal poros pompa bocor, dan bantalan poros pompa rusak/aus. Seiring pemakaian baling-baling pompa akan berkurang dimensinya karena korosi sehingga sirkulasi cairan pendingin terganggu.

Untuk memperbaikinya pompa air harus diganti satu unit utuh karena memang pompa air dijual satu set. Kebocoran seal berakibat keluarnya cairan pendingin dari sistem pendinginan. Bila ini dibiarkan, cairan pendingin akan habis dan mesin overheat. Penggantian pompa air adalah langkah terbaik jika seal sudah mulai bocor.

Bantalan pompa air yang rusak akan membuat pompa air menghasilkan suara berisik yang tidak normal. Untuk memeriksanya, gunakan stetoskop dan arahkan ke pompa air untuk memastikan sumber suara berisik. Kerusakan bantalan sebaiknya diperbaiki dengan mengganti pompa air utuh. Lantas bagaimana cara memeriksa kerja pompa air jika tidak ada alat khusus?

Cara sederhana untuk memeriksa kerja pompa air, yaitu dengan memeriksa apakah ada aliran cairan pendingin di sisi tekan pompa. Untuk melakukan metode ini, panaskan mesin hingga suhu kerja kemudian remas selang radiator bagian atas (lihat Gambar 14.8) sambil menaikkan putaran mesin. Jika terasa ada aliran air atau tekanan selang bertambah, berarti pompa air masih bekerja. Metode pemeriksaan pompa air terbaik tetap dengan cara melepas dan melihat langsung kondisi pompa air.

6. Pemeriksaan dan Perbaikan Tutup Radiator

Tekanan pembukaan katup di tutup radiator harus diukur dan seal-nya harus diperiksa kondisinya. Seal yang retak, getas, àtau robek menandakan tutup radiator harus segera diganti. Seiring usia pemakaian, pegas di tutup radiator akan melemah yang berakibat menurunnya titik didih cairan pendingin, Hal ini akan menyebabkan berkurangnya cairan pendingin di sistem pendinginan karena akan mengalir tangki cadangan ketika cairan pendingin mendidih.

Sumber: Automotive Technology: A Systems Approach
Gambar 14.9 Memeriksa tutup radiator dengan radiator cap tester

Untuk mengukur tekanan pembukaan tutup radiator, gunakan radiator cap tester yang sesual dengan  diameter tutup radiator. Pompa radiator cap tester sampai tekanan spesifikasi tutup radiator. Jika tutup radiator masih baik, tidak akan terjadi penurunan tekanan pada radiator cap tester minimal selama satu menit. Jika sebelum satu menit tekanan sudah turun, maka tutup radiator harus diganti, Selanjutnya, berikan tekanan tambahan hingga melebihi tekanan maksimal tutup radiator.

Jika tutup radiator masih baik, katup tekan tutup radiator akan membuka untuk membuang tekanan berlebih. Perlu kamu perhatikan, ganti selalu tutup radiator dengan spesifikasi tekanan yang sama. Jangan pernah mengganti tutup radiator dengan spesifikasi tekanan yang lebih rendah atau lebih tinggi.

Diskusikan dengan kelompokmu bahwa:

Permasalahan 14.3
Seorang mekanik sedang memeriksa suhu radiator dengan termometer inframerah. Dia mengarahkan termometer ke semua bagian radiator dan menemukan perbedaan suhu pada bagian tertentu. Pada bagian tertentu itu suhunya cenderung lebih rendah daripada bagian lain di radiator. Apa yang menyebabkan perbedaan suhu tersebut?

Penyelesaian
Termometer mengukur suhu tanpa kontak langsung dengan permukaan benda yang akan diukur suhunya. Bila pada radiator terdapat bagian atau area yang lebih rendah suhunya, kemungkinan pada bagian itu tidak ada aliran cairan pendingin. Akibatnya suhunya relatif rendah dari bagian lain radiator. Biasanya hal itu disebabkan oleh penyumbatan saluran di dalam radiator. Pengukuran suhu radiator dengan termometer inframerah sering digunakan mekanik untuk mendeteksi adanya penyumbatan pada saluran-saluran di radiator. Metode ini lebih akurat hasilnya dan tidak banyak membutuhkan waktu daripada harus melepas dan memeriksa radiator dari kendaraan.


Demikian pembahasan mendiagnosis gejala kerusakan sistem pendinginan kendaraan ringan, cara memperbaiki kerusakan sistem pendingin mobil. Selamat belajar dan semoga sukses.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel