Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Soal Dasar-Dasar Kesehatan Ternak Semester 1

Soal dasar-dasar kesehatan ternak semester 1 sudah menjadi kewajiban untuk sobat jawab. Dimana sebelumnya sobat telah banyak belajar mengenai materi.
  1. MENERAPKAN PROSES BIOSECURITY, MENGANALISIS PERBEDAAN TERNAK SEHAT DAN TERNAK SAKIT (RUMINANSIA, UNGGAS, DAN ANEKA TERNAK), 
  2. MEMAHAMI JENIS PENYAKIT INFECTIOUS (RUMINANSIA, UNGGAS, DAN ANEKA TERNAK), dan
  3. MEMAHAMI JENIS PENYAKIT NON INFECTIOUS (RUMINANSIA, UNGGAS, DAN ANEKA TERNAK).

Soal Dasar-Dasar Kesehatan Ternak Semester 1

Jika dilihat dari sudut fungsi dari sebuah soal adalah review, pelajar akan memberikan jawaban untuk masing masing soal sesuai dengan kemampuannya.

Dengan demikian setiap mereka akan mengetahui seberapa dalam dan lengkap pemahamannya pada materi pelajaran Dasar-Dasar Kesehatan Ternak pada semester 1.

Kemudian berdasarkan hasil jawabanya ini akan diberi penilaian oleh pendidik yang selanjutnya akan menjadi feedback akan keberhasilan pembelajaran.
Soal Dasar-Dasar Kesehatan Ternak Semester 1

A. PILIHAN GANDA

Pilihlah salah satu pilihan jawab yang paling tepat dengan memberikan tanda silang (X) pada pilihan A, B, C, D, atau E!

1. Kondisi saat organ tubuh atau fungsi organ tubuh mengalami kelainan dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya adalah definisi dari ….
A. penyakit
D. gejala sakit
B. penyakit tidak menular
E. sakit
C. penyakit menular

2. Vaksinasi yang dilakukan dengan cara disuntikkan ke bagian jaringan otot/daging disebut dengan istilah ….
A. intra muscular
D. intra ocular
B. intra vena
E. sub cutan
C. intra nasal

3. Nafsu makan turun dan suhu badan meningkat merupakan reaksi tubuh terhadap segala penyakit yang diderita, hal tersebut dinamakan ….
A. sakit
D. gejala klinis umum
B. gejala sakit
E. gejala klinis khusus
C. reaksi sakit

4. Vaksinasi yang dilakukan dengan jalan disuntikkan ke bawah kulit disebut dengan istilah …
.A. intra muscular
D. intra ocular
B. intra vena
E. sub cutan
C. intra nasal

5. Tindakan melihat gerakan kembang kempisnya rongga dada/perut dalam satu menit adalah pengukuran ….
A. pulsus
D. jumlah feses
B. temperatur rectal
E. jumlah urin
C. respirasi

6. Perhatikan pernyataan di bawah ini! - meminimalkan keberadaan penyebab penyakit - m e m i n i m a l k a n ke s e m p a t a n a g e n berhubungan dengan induk semang - membuat tingkat kontaminasi lingkungan oleh agen penyakit seminimal mungkin Pernyataan di atas adalah tujuan dari ….
A. sanitasi
D. desinfeksi
B. vaksinasi
E. isolasi
C. biosecurity

7. Berikut adalah gejala pada anak unggas, terjadi ataksia dan peradangan pada mata, pada ayam dewasa mata mengalami luka, dan penurunan daya tetas. Hal tersebut merupakan gejala ….
A. Defisiensi Vitamin A
B. Defisiensi Vitamin B1
C. Defisiensi Vitamin D
D. Defisiensi Vitamin E
E. DefisiensiVitamin K

8. Pemeriksaan yang dilakukan dengan cara palpasi pada arteria kemudian merasakan dan menghitung berapa kali denyutan per menit adalah cara pengukuran ….
A. pulsus
D. jumlah feses
B. temperatur rectal
E. jumlah urine
C. respirasi

9. Tindakan memasukkan termometer (bagian air raksa) ke dalam rectum kira-kira 2 menit kemudian diambil dan dibaca hasilnya. Merupakan cara pengukuran ….
A. pulsus
D. jumlah feses
B. temperatur rectal
E. jumlah urine
C. respirasi

10. Kekurangan Ca dalam darah dapat menyebabkan penyakit ….
A. anthrax
D. titani
B. blackleg
E. milk fever
C. tympani

11. Cara melaksanakan vaksinasi (pemberian vaksin) pada sapi yang umum dilakukan adalah ….
A. injeksi subcutan
B. injeksi intramuscular
C. injeksi intramamae
D. injeksi wing web
E. injeksi intravena

12. Vaksinasi yang dilakukan dengan jalan disuntikkan ke bagian sayap disebut dengan istilah ….
A. intramuscular
D. subcutan
B. intravena
E. spray
C. wing web

13. Keberhasilan suatu vaksinasi ditentukan oleh kualitas vaksin, supaya vaksin dalam kondisi yang bagus maka penyimpanan sebaiknya dilakukan pada suhu ….
A.-2—0 °C
D. 8—18 °C
B. 0—2 °C
E. 18 °C
C. 2—8 °C

14. Program pencegahan penyakit yang dilakukan dengan penyediaan fasilitas kolam dipping dan spraying pada pintu masuk untuk kendaraan, penyemprotan disinfektan terhadap peralatan dan kandang, sopir, penjual, dan petugas lainnya dengan mengganti pakaian ganti dengan pakaian khusus termasuk dalam kegiatan ….
A. pengendalian lalu lintas
D. sanitasi
B. vaksinasi
E. isolasi
C. desinfeksi

15. Berikut ini adalah kriteria vaksin live ….
A. berbentuk kering beku dalam kemasan vial, berisi virus/bakteri yang sudah dilemahkan, respons pembentukan antibodi cepat
B. berbentuk kering beku dalam kemasan vial, aplikasi suntik intra musculler atau subcutan, respons pembentukan antibodi cepat tetapi relatif cepat turun
C. berbentuk kering beku dalam kemasan vial, berisi virus/bakteri yang sudah dilemahkan, aplikasi suntik intra musculler atau subcutan
D. bentuk cairan dalam kemasan botol, berisi virus/bakteri yang sudah dilemahkan, reaksi pembentukan antibodi cepat tetapi relatif cepat turun
E. bentuk cairan dalam kemasan botol, berisi virus/bakteri mati atau protein virus, reaksi pembentukan antibodi lebih lambat, tetapi bertahan lebih lama

16. Kegiatan memasukkan bibit penyakit yang telah dilemahkan atau dimatikan ke dalam tubuh yang sehat dengan harapan mendapat kekebalan terhadap penyakit tersebut merupakan kegiatan ….
A. sanitasi
D. desinfeksi
B. vaksinasi
E. isolasi
C. biosecurity

17. Ya n g m e m p e n g a r u h i ke b e r h a s i l a n vaksinasi dari faktor vaksin adalah ….
A. cara penyimpanan vaksin dan kualitas
vaksin
B. cara vaksinasi dan cara penyimpanan vaksin
C. cara vaksinasi dan kesehatan ternak
D. waktu vaksinasi dan kualitas vaksin
E. waktu vaksinasi dan keterampilan petugas

18. Va k s i n a s i y a n g d i l a k u k a n m e l a l u i pemberian air minum sering disebut dengan istilah ….
A. spray
D. intraocular
B. wing web
E. drink water
C. intranasal

19. Lokasi peternakan berpagar dengan satu pintu masuk adalah salah contoh penerapan dari ….
A. sanitasi
D. desinfeksi
B. vaksinasi
E. isolasi
C. biosecurity

20. Kegiatan yang bertujuan untuk melindungi ternak dari bahaya serangan penyakit atau semua tindakan yang merupakan pertahanan pertama untuk pengendalian wabah dan dilakukan untuk mencegah semua kemungkinan kontak/penularan dengan peternakan tertular, dan mencegah penyebaran penyakit adalah pengertian dari ….
A. sanitasi
D. biosecurity
B. fumigasi
E. vaksinasi
C. desinfeksi

21. Tindakan mencelup kaki sebelum masuk ke peternakan adalah dalam rangka pencegahan penularan penyakit. Nama lain mencelup kaki adalah ….
A. dipping hand
D. isolasi
B. dipping foot
E. desinfeksi
C. sanitasi

22. Ternak yang sakit segera dipisah dari kelompok ternak sehat, merupakan tindakan ….
A. sanitasi
D. desinfeksi
B. vaksinasi
E. isolasi
C. biosecurity

23. Melakukan pembersihan dan desinfeksi secara teratur pada kandang, peralatan, dan kendaraan serta menjaga kebersihan pekerja (mencuci tangan dan alas kaki sebelum dan setelah menangani ternak) adalah kegiatan ….
A. isolasi
D. dipping
B. karantina
E. sanitasi
C. vaksinasi

24. Ya n g m e m p e n g a r u h i ke b e r h a s i l a n vaksinasi dari faktor tata laksana adalah …
A. cara vaksinasi dan kualitas vaksin
B. cara vaksinasi dan cara penyimpanan vaksin
C. cara vaksinasi dan kesehatan ternak
D. waktu vaksinasi dan kualitas vaksin
E. waktu vaksinasi dan keterampilan petugas

25. Tidak membawa ternak yang mati keluar dari lingkungan peternakan adalah contoh tindakan ….
A. sanitasi
D. desinfeksi
B. vaksinasi
E. isolasi
C. biosecurity

26. Disinfektan yang penggunaannya pada peralatan kecil adalah ….
A. halogen
D. alkohol
B. fenol
E. arang destilasi
C. aldehid

27. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi kuman digolongkan dalam penyakit ….
A. noninfeksius
D. tetanus
B. infeksius
E. defisiensi nutrien
C. malnutrisi

28. Titani adalah penyakit yang disebabkan karena ….
A. bakteri
D. kutu
B. virus
E. kekurangan nutrien
C. parasit

29. Vaksinasi yang dilakukan dengan jalan diteteskan ke hidung disebut dengan istilah ….
A. intramuscular
D. intraocular
B. intravena
E. subcutan
C. intranasal

30. Titani adalah termasuk penyakit ….
A. noninfeksius
D. tetanus
B. infeksius
E. defisiensi nutrien
C. malnutrisi

B. URAIAN

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan baik dan benar!
1. Jelaskan bagaimana pencegahan dan penanganan ternak yang sudah terserang antrax!
2. Apakah yang dimaksud dengan penyakit zoonosis itu? Jelaskan!
3. HCN atau asam biru adalah senyawa pada singkong. Bagaimana gejala yang ditimbulkan bila ternak mengkonsumsi HCN?
4. Sebutkan 5 penyakit yang disebabkan oleh bakteri!
5. Sebutkan 5 penyakit yang disebabkan oleh virus!

Refleksi

Setelah Anda mempelajari materi tentang menerapkan proses biosecurity, menganalisis perbedaan ternak sehat dan ternak sakit, memahami jenis penyakit infectious, memahami jenis penyakit non-infectious, maka jawablah pertanyaan pertanyaan berikut.
  1. Hal hal apa saja yang dapat Anda lakukan terkait dengan materi menerapkan proses biosecurity, menganalisis perbedaan ternak sehat dan ternak sakit, memahami jenis penyakit infectious, memahami jenis penyakit non-infectious?
  2. Pengalaman baru apa saja yang Anda peroleh dari materi tentang menerapkan proses biosecurity, menganalisis perbedaan ternak sehat dan ternak sakit, memahami jenis penyakit infectious, memahami jenis penyakit non-infectious?
  3. Manfaat apa saja yang Anda peroleh dari materi tentang menerapkan proses biosecurity, menganalisis perbedaan ternak sehat dan ternak sakit, memahami jenis penyakit infectious, memahami jenis penyakit non-infectious?
  4. Aspek menarik apa saja yang Anda temukan dalam materi menerapkan biosecurity?

Baiklah sobat, demikian pembahasan mengenai soal dasar-dasar keehatan ternak semester 1 kali ini. Semoga sobat mendapatkan hasil yang memuaskan.
Bintan News
Bintan News Buku catatan digital seorang guru yang menuangkan pengetahuan kedalam tulisan. Semoga artikel tulisan saya bermanfaat bagi orang banyak. Mari menulis! Mari Membaca! Bintan News
close