Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Menggunakan Mesin Gergaji Portable (Gergaji Miter saw, Circular Saw, Jigsaw) Keselamatan Kerja, Komponen dan Fungsinya

GERGAJI MITER SAW - Gergaji Miter Saw, Sebaiknya pahami panduan sebelum sobat Membeli Miter Saw. Gergaji miter Saw merupakan sebuah power tools atau alat khusus yang memungkinkan membuat potongan pada berbagai sudut dan kemiringan. Gergaji Miter Saw mempunyai bilah yang dipasang pada lengan ayun yang dapat berputar kiri atau kanan untuk menghasilkan potongan miring. Sobat bisa memakai gergaji miter untuk memotong secara cepat kayu moulding, bingkai foto, Kusen pintu, architrave jendela dan banyak lagi.

Cara Menggunakan Mesin Gergaji Portable (Gergaji Miter saw, Circular Saw, Jigsaw) Keselamatan Kerja, Komponen dan Fungsinya

Setelah selesai pembelajaran materi tentang mesin gergaji portable siswa dapat:
  1. Memahami mengenahi kesehatan dan keselamatan kerja pada mesin gergaji portable sesuai standard operating procedure (SOP).
  2. Memahami pengenalan umum tentang mesin gergaji portable dengan benar.
  3. Memahami bagian-bagian mesin gergaji portable dengan benar.
  4. Mengoperasikan mesin gergaji portable sesuai standard operating procedure (SOP).
  5. Melakukan perawatan mesin gergaji portable sesuai standard operating procedure(SOP).

A. Kesehatan dan Keselamatan Kerja Gergaji Miter Saw

Keselamatan kerja adalah upaya agar pekerja (guru, siswa,teknisi) selamat di tempat kerjanya, sehingga terhindar dari kecelakaan, termasuk juga untuk menyelamatkan peralatan, hasil produksi dan orang lain.
Dengan kata lain kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah usaha melindungi pencegahan kecelakaan baik itu manusia, pekerja dalam hal ini di sekolah siswa dan guru, melindungi peralatan serta bahan dan produknya berupa karya-karya, dari hal-hal yang merugikan.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja dalam menggunakan peralatan mesin gergaji ukir (Jig saw), mesin gergaji bundar (Circular Saw) dan mesin gergaji adu manis (Miter Saw) harus mengetahui tentang petunjuk pengopersian alat mesin tesebut yang diberikan berupa intruction manual yang diberikan bersamaan pembelian peralatan tersebut serta harus dipahami dan ditaati oleh pengguna peralatan tersebut agar berguna bagi kesehatah dan keselamatan kerja.

Kesehatan dan keselamatan kerja pada mesin gergaji portable untuk penggunaan yang aman:
  1. Keselamatan Tempat Kerja
    • Tempat kerja dan bangku kerja dan peralatan yang tertata rapi dan selalu menjaga kebersihan bengkel akan mengakibatkan konsentrasi dalam bekerja dan bisa terhindar dari kecelakaan.
    • Sebaiknya tidak meletakan mesin gergaji pada tempat basah, jangan menggunakan mesin gergaji ditempat yang lembab.
    • Tempat kerja mempunyai penerangan cukup dan ventilasi udara baik.
    • Lantai bengkel kerja terhindar dari tumpahan bahan finishing atau oli.
  2. Keamanan Kelistrikan
    • Steker pada mesin gergaji harus cocok dengan stop kontak.
    • Jangan biarkan orang yang tidak berkepentingan menyentuh mesin gergaji atau kabel pada mesin gergaji.
    • Apabila mesin gergaji digunakan diluar ruangan menggunakan kabel yang berkwalitas baik.
    • Pada waktu pengoperasian mesin gergaji kabel jangan sampai terpotong oleh mata gergaji.
    • Jangan mengoperasikan mesin gergaji jika sakelar tidak bisa di hidupkan atau dimatikan.
  3. Keselamatan Diri
    • Jangan menggunakan mesin gergaji Miter Saw untuk keperluan yang tidak peruntukannya, misalnya jangan menggunakan gergaji bundar untuk memotong dahan atau gelondong kayu.
    • Pertahankan pijakan kaki dan keseimbangan badan yang baik pada setiap saat menggunakan mesin gergaji.
    • Biasakan untuk memastikan bahwa kunci penyetel sudah dilepaskan dari mesin sebelum menghidupkannya.
    • Pada waktu pengoperasian mesin gergaji menggunakan pelindung mata dan masker.
    • Jauhkan tangan dari jalur roda gergaji, hindari kontak dengan roda gergaji.
    • Benda kerja harus diklem jangan menggunakan tangan anda untuk memegangi benda kerja.
    • Jangan menggunakan mesin gergaji apabila ada cairan atau gas mudah menyala.
    • Periksa bilah gergaji dengan teliti dari retakan atau kerusakan sebelum digunakan.
    • Perhatikan pekerja ananda . menggunakan akal sehat jangan menggunakan mesin dalam keadaaan lelah.
    • Pastikan bahwa alas putar dikencangkan pada mesin gergaji Miter Saw dengan baik sehingga tidak akan bergeser selama digunakan .
    • Matikan mesin gergaji apabila mesin tidak dipakai , sebelum perbaikan dan saat mengganti aksesori seperti mata gegaji.
    • Jangan membawa mesin gergaji yang masih terhubung listrik dengan jari pada sakelar. Pastikan sakelar dalam keadaan mati saat memasang atau melepaskan steker.
    • Sebelum menggunakan mesin gergaji bersihkan potongan kecil, bekas-bekas gergajian dari permukaan meja.
    • Hindari memotong paku, periksa cabut paku dari benda kerja sebelum memotong.
    • Pada mesin gergaji Mitter Saw pastikan roda gergaji tidak menyentuh alas putar pada posisi meja kerja.
    • Jangan gunakan mata gergaji kayu untuk memotong bahan selain kayu.
    • Hubungkan lubang buangan mesin gergaji dengan pengumpul debu saat menggergaji.
    • Pakailah mata gergaji sesuai dengan bahan yang akan dipotong.
    • Untuk mengurangi kebisingan yang timbul selalu pastikan bahwa mata gergaji tajam dan bersih.
    • Jangan berusaha mengambil potongan atau bagian lain benda kerja dari area pemotongan saat mesin masih berjalan .
    • Berhati-hati untuk tidak merusak poros paksi, flensa atau baut kerusakan ini dapat menyebabkan pecahnya bilah gergaji.
    • Pegang gagang kuat-kuat bahwa gergaji akan sedikit bergerak naik turun saat baru didijalankan atau dihentikan.
    • Pastikan bilah mata gergaji tidak menyentuh benda kerja sebelum dihidupkan.
    • Hentikan penggunaan segera jika anda melihat sesuatu yang tidak normal.
    • Apabila mesin gergji tidak digunakan harus disimpan ditempat yang aman dialmari peralatan.
  4. Keselamatan Mesin Gergaji Portable
    • Jangan menggunakan mesin gergaji bila ada resiko akan meyebabkan kebakaran.
    • Jangan sekali-kali membawa mesin gergaji dengan menenteng kabelnya. Jauhkan kabel dari panas , minyak, dan peralatan tajam.
    • Mesin gergaji berfungsi dengan baik aman pada kecepatan sesuai kegunaan.
    • Patuhi petunjuk pelumasan dan penggantian aksesori periksa kabel mesin secara berkala. Jagalah agar gagang kering, bersih dan bebas dari minyak atau bahan pelumas.
    • Menjaga mata mesin gergaji selalu tajam dan bersih untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik dan lebih aman.
    • Penggunaan mesin gergaji adu manis (Miter Saw) jangan sekali-kali tangan atau jari mendekati putaran roda gergaji.
    • Matikan mesin dan tunggu roda gergaji berhenti berputar sebelum menyimpan dalam tempat penyimpanan.
    • Sebelum menggunakan mesin lebih jauh, pelindung atau bagian lain yang rusak harus diperiksa dengan teliti, pecahnya bagian, pemasangan dan kondisi lain yang mungkin dapat mempengaruhi pengoperasian. Pelindung atau bagian lain yang rusak harus diperbaiki.
    • Selalu mengamankan semua bagian yang bergerak sebelum membawa mesin gergaji.

B. Pengenalan Umum Mesin Gergaji Portable

Bagaimana orang memotong kayu? Apakah anda juga mengetahui tentang mesin pemotong kayu ? Bagaimana cara mengoperasikan mesin gergaji kayu? Gergaji adalah peralatan berupa bilah tipis terbuat dari besi dan bergigi tajam yang digunakan untuk memotong atau membelah kayu digerakan dengan motor.

Ada banyak jenis macam gergaji, pada zaman dahulu orang menggergaji dengan tenaga manusia saja namun pada saat ini orang menggergaji dengan mesin yang digerakkan dengan motor seperti digunakan menggergaji kayu pada perusahaan besar perkayuan. Menggunakan gergaji untuk memotong atau membelah kayu memerlukan pemahaman dan keterampilan dalam pengoperasian. Dalam Bab ini membahas tentang mesin gergaji portable.

Mesin gergaji kayu portable adalah mesin gergaji yang mudah diangkat atau dipindahpindahkan didalam perdagangan sekarang ini banyak merk, bentuk (model) serta ragam harganya, banyak diperdagangkan pada toko mesin perkakas perkayuan atau toko peralatan teknik akan tetapi mesin gergaji portable semua mempunyai kesamaan fungsi utamanya adalah untuk memotong atau membelah. 

Pada saat ini penggunaan mesin gergaji portable sudah banyak digunakan pada industri-industri perkayuan menengah bahkan pada industri rumah tangga (home industri) juga sudah banyak yang menggunakan dengan meningkatnya kesejahteraan sehingga peralatan perkakas perkayuan sudah banyak yang memiliki karena dengan mesin gergaji ini mempercepat pekerjaan pengetaman serta diperoleh hasil yang rata dan halus menggunakan tenaga sedikit. Akan tetapi harus mempunyai keahlian dalam pengoperasian.

Mesin gergaji portable dapat diangkat atau dijinjing dalam pemakaiannya karena beratnya ringan. Ada tiga jenis mesin gergaji yang bisa dipilih sebagai pengerjaan perkakas di rumah tangga, jika para siswa suatu saat mempunyai hobi dengan wood working, atau sering melakukan kegiatan berkreasi dengan kayu. Apakah itu membuat lemari, meja, kursi atau perabot dari kayu lainnya. Mesin gergaji kayu yang dimaksud adalah mesin gergaji ukir (Jig Saw) dan mesin gergaji bundar (Circular) serta mesin gergaji adu manis (Miter Saw).

Dari ketiga mesin gergaji tersebut mempunyai fungsi yang berbeda walaupun fungsi utamanya untuk memotong atau membelah kayu. Ada beberapa fungsi masingmasing mesin gergaji kayu tersebut secara spesifik. Kapan perlu menggunakan mesin gergaji Jig saw, dan kapan perlu menggunakan mesin gergaji Circular Saw serta gergaji Miter Saw. Karena idealnya, seorang tukang kayu (wood worker) harus mempunyai ketiganya, untuk menunjang pekerjaannya dalam mengerjakan produk Kriya Kreatif Kayu.
Cara Menggunakan Gergaji Miter saw, Keselamatan Kerja, Komponen dan Fungsinya
Gambar 2.1. Gergaji ukir atau gergaji pita kecil ( Jig Saw)
Sumber: Foto dokumen pribadi
Mesin gergaji ukir yang sering disebut gergaji pita kecil atau Jig Saw digunakan untuk memotong benda kerja, memotong bentukbentuk lengkung, memperbesar lubang pada benda kerja,memotong lurus, memotong bersudut dan memotong bentuk lingkaran.

Dari prinsip kerjanya, sudah bisa diketahui bahwa ketiga jenis mesin gergaji ini berbeda, di mana pergerakan memotong pada mata gergaji Jig Saw ialah naik turun atau maju mundur seperti gergaji tangan manual sedangkan pada gergaji bundar (Circular Saw) memakai mata piringan yang berputar. Begitu juga pada gergaji adu manis (Miter Saw) mata gergajinya berupa bilah piringan.

Mesin gergaji Jig Saw adalah mesin gergaji yang pergerakan mata gergajinya naik turun, dan biasa digunakan untuk memotong kayu, terutama untuk membentuk potongan yang berlekuk-lekuk atau melengkung. Karena mata pisaunya tipis mesin gergaji ini tidak digunakan untuk memotong papan tebal karena apabila digunakan memotong kayu yang tebal mata gergajinya tidak akan awet.

Jika para siswa ingin memotong triplek tebal dengan bentuk lingkaran, oval atau bentuk lekukan lain, maka mesin gergaji ini akan sangat membantu. Mesin Jag Saw memiliki beberapa jenis pisau atau mata gergaji, ada yang halus, kasar dan lain-lain tergantung penggunaan.

Mata pisau mata gergaji kasar menghasilkan potongan yang cepat tetapi kurang rapi, sebaliknya mata pisau halusmenghasilkan potongan yang lebih halus atau rapi tetapi akan lebih memakan waktu.
Cara Menggunakan Mesin Gergaji Portable (Gergaji Miter saw, Circular Saw, Jigsaw) Keselamatan Kerja, Komponen dan Fungsinya
Gambar 2.4. Gergaji bundar ( Circular Saw)
http://rumahdiy.com/informasi/perbedaan-mesingergaji-jigsaw-dan-circular diunduh 24/10/2018
Mesin gergaji Circular Saw digunakan pada pekerjaan pembuatan perabot (Furniture) kayu karena mudah penggunaanya dan dapat menghasilkan produk dengan jumlah besar pada dibengkel perkayuan atau industri perkayuan.

Prinsip kerja mesin gergaji Circular Saw adalah pisau atau bilah gergaji potong berbentuk lingkaran digerakkan memutar dengan menggunakan motor listrik. Ketebalan kayu yang dapat dipotong dengan gergaji Circular Saw tergantung pada jari-jari mata pisau yang bisa dipasang pada mesin tersebut. Mesin gergaji tangan ini sangat praktis untuk perkerjaan pemotongan maupun pembelahan kayu. 

Karena disamping mempunyai desain demikian rupa dan ditunjang dengan berat mesin yang cukup sedang, serta bentuk mesin yang tidak besar sehingga memudahkan pemakai untuk bekerja dan berpindah tempat. Pengoperasian mesin gergaji portable untuk membuat produk karya kriya kayu yang digergaji sesuai ukuran yang dikehendaki seperti dalam pembuatan perabot rumah tangga meja, kursi kayu serta almari ataupun rak buku dan sebagainya.

Disamping memahami fungsi dari gergaji portable juga memahami bagian-bagian mesin gergaji portable. Selain itu juga harus mengetahui cara kerja mesin gergaji portable dan cara merawat mesin gergaji portable apabila terjadi kerusakan kecil, serta mampu mengoperasikan mesin sesuai Standart Operasional Prosedur, mesin gergaji portable ini digerakan dengan motor listrik, oleh sebab itu bekerja dengan mesin gergaji kayu ini mutlak dibutuhkan arus listrik dengan tegangan 220 Volt.

Mesin harus mendapat pasokan daya listrik yang voltasenya sama dengan yang tertera pada plat keterangan yang ditempel pada mesin.
Cara Menggunakan Mesin Gergaji Portable (Gergaji Miter saw, Circular Saw, Jigsaw) Keselamatan Kerja, Komponen dan Fungsinya
Gambar 2.5. Mesin gergaji Adu Manis ( Miter Saw)
Sumber: Foto dokumen pribadi
Mesin gergaji adu manis (Miter Saw) adalah mesin untuk memotong lurus dan adu manis memotong berbentu sudut yang tepat pada kayu. Pada mesin gergaji Miter Saw saat gagang diturunkan pelindung roda gergaji akan secara otomatis naik. Pelindung roda gergaji ini dilengkapi dengan pegas sehingga akan kembali keposisi semula setelah penggergajian selesai dan gagang dinaikan.

Jangan sekali-kali menonaktifkan atau melepas pelindung roda gergaji atau pegas yang terpasang pada pelindung ini. Demi keselamatan diri anda selalu pertahankan pelindung roda. Roda dalam kondisi baik setiap ketidak beresan fungsi pelindung gergaji harus diperbaiki dengan segera. Periksa untuk memastikan fungsi pengembalian pelindung dengan dorongan pegas berjalan baik.

Jangan menggunakan mesin jika pelindung roda gergaji atau pegasnya rusak tidak berfungsi atau dilepas menggunakan mesin demikian sangat berbahaya dan dapat menyebabkan cedera badan parah. Jika pelindung roda gergaji yang transparan menjadi kotor atau sebuk gergaji menempel padanya sehingga roda gergaji tidak terlihat dengan mudah lagi.

Cabutlah steker dan bersihkan pelindung baik-baik dengan menggunakan kain yang lembab. Jangan membersihkan dengan berbahan minyak bumi pada pelindung plastik. Apabila pelindung sudah kotor pembersihannya dilepas dan dibersihkan sampai bersih kemudian dipasang lagi. Mesin gergaji Miter Saw ini dilengkapi dengan papan kerf pada alas putarnya guna meminimalkan robekan pada sisi keluar gergajian.

Jika alur pada papan kerf belum dibuat oleh pabrik. Anda harus membuat alur tersebut sebelum digunakan untuk memotng benda kerja. Hidupkan mesin dan turunkan roda gergaji perlahan-lahan untuk membuat alur pada papan keft. Mesin ini mempunyai kemampuan pemotongan maksimum bagi roda gergaji 260 mm.

Saat memasang roda gergaji baru selalu diperiksa posisi batas bawah roda gergaji dan jika perlu, setel sebagai berikut: Cabut steker dari stopkontak turunkan gagang sepenuhnya, gunakan kunci soket untuk memutar baut penyetelan sampai tepi luar roda gergaji berada sedikit dibawah permukaan atas alas putar dititik dimana muka depan pagar pemandu bertemu dengan atas alas putar. Dengan mesin telah dicabut stekernya putar roda gergaji dengan tangan sambil menahan gagang sepenuhnya kebawah untuk memastikan bahwa roda gergaji tidak menyentuh bagian mana pun dari alas bawah, setel ulang jika perlu.
Menyetel sudut gergaji adu manis (Miter Saw ) kendurkan pegangan dengan memutarnya berlawanan arah jarum jam. Putar alas putar sambil menekan tuas kunci kebawah. Setelah anda memindahkan pegangan ke posisi di mana penunjuk menunjuk kesudut yang diinginkan pada skala adu manis, kencangkan pegangan kuat -kuat searah jarum jam.

Menyetel sudut kemiringan kendurkan tuas pada bagian belakang mesin berlawanan arah jarum jam dorong gagang kekiri untuk miringkan roda gergaji sampai penunjuk menunjuk sudut yang diinginkan pada skala kemiringan kemudian kencangkan tuas kuatkuat searah jarum untuk mengencangkan lengan.
Gerakan sakelar sebelum menancapkan steker mesin selalu pastikan bahwa picu sakelar bekerja dengan baik dan kembali keposisi off (mati) saat dilepaskan.

Apabila mesin tidak digunakan lepaskan tombol kunci mati dan simpan ditempat yang aman. Ini akan mencegah penggunaan tanpa wewenang. Jangan menarik picu sakelar dengan kuat tanpa menekan tombol kunci mati ini dapat menyebabkan sakelar rusak. Penggunaan kantung debu membuat pekerjaan pemotongan bersih dan pengumpulan debu mudah, untuk memasang kantung debu pasanglah pada nosel debu.

Bila kantung debu sudah terisi setengah penuh lepaskan kantung dari mesin dan tarik pengecangnya keluar, keluarkan seluruh isi kantung debu dengan menepuk-nepuk perlahan untuk melepaskan partikel-partikel yang menempal pada bagian dalamnya yang dapat menghambat pengumpulan debu berikutnya atau mesin gergaji dihubungkan dengan mesin pembersih vakum (vacuum cleaner) sehingga pekerjaan lebih efisien dan bersih.

C. Bagian- Bagian Mesin Gergaji Portable

Cara Menggunakan Mesin Gergaji Portable (Gergaji Miter saw, Circular Saw, Jigsaw) Keselamatan Kerja, Komponen dan Fungsinya
Gambar 2.8. Bagian-bagian Mesin gergaji ukir (Jig Saw)
Sumber: Budi Martono (2008: 146)
Keterangan gambar:
  1. Pengatur kecepatan dengan memutar bagian ini untuk mengatur gerak gergaji dari gerakan yang lambat, agak sedang, sedang, cepat sesuai kebutuhan pemakai untuk penggergajian kayu masif bisa menggunakan stelan yang cepat namun untuk membelah papan multyplay dengan kecepatan sedang atau lambat menghindari hasil potongan yang kasar.
  2. Mata gergaji tergantung penggunaan pemakaian gergaji potong atau gergaji belah penggantian dengan kunci L yang sudah ikutkan dalam pembelian mesin Jig Saw.
  3. Pegangan (Handle) untuk memegang dalam pengoperasian mesin Jig Saw.
  4. Sakelar utama untuk menghidupkan atau mematikan mesin Jig Saw.
  5. Kabel listrik berfungsi berfungsi sebagai jalan arus listrik yang menggerakan motor pada mesin gergaji Jig Saw, kabel ini sudah satu rangkaian dengan mesin sehingga steker mesin gergaji harus cocok dengan stop kontak, kalau tidak cocok dapat menimbulkan sengatan listrik.
  6. Rumah motor (body) melindungi motor dan keamanan pemakai
  7. Penghantar bawah mengepaskan alur penggergajian dan menahan getaran yang ditimbulkan oleh mesin Jig Saw.
Gambar 2.9. Peralatan Bantu pada Mesin Jig Saw
Sumber: Budi Martono (2008: 146)
Keterangan gambar:
  1. Penghantar jari-jari sebagai penghantar untuk pemotongan pada bentuk yang bundar.
  2. Kunci L (Ellen ) berfungsi untuk melepaskan atau mengencangkan dari mata gergaji Jig Saw.
  3. Pengantar pemotongan supaya menghasilkan pemotongan bentuk lurus hasilnya rapi dan lurus.
Gambar 2.10. Bagian-bagian mesin gergaji Bundar ( Circular Saw)
Sumber: Muhammad Fatori ( 2013: 99)
Keterangan :
  1. Pegangan pendorong pada mesin gergaji berfungsi sebagai pegangan tangan pada waktu penggunaan mesin gergaji untuk mendorong mesin gergaji agar pengetaman berjalan dengan sempurna.
  2. Sakelar utama berfungsi menghidupkan mesin gergaji bundar untuk menjalankan mesin dengan posisi gergaji dipegang bersama menekan tombol mesin sudah mulai hidup dan untuk menhidupkan terus menerus tekan tombol kunci. Untuk mengakhiri tekan tombol utama dan tarik tombol kunci.
  3. Sungkup pelindung atas berfungsi keamanan pada waktu penggoperasian gergaji bundar untuk melindungi pekerja dari mata gergai pada posisi atas.
  4. Rumah motor berfungsi melindungi motor dari pemakai serta benturan dari pengaruh luar.
  5. Pegangan depan untuk memegang mesin dalam pengoperasian agar mesin dalam keadaan stabil.
  6. Pengantar paralel supaya menghasilkan pemotongan bentuk lurus hasilnya rapi dan lurus.
  7. Baut penjepit pengantar
  8. Daun gergaji lingkaran.
  9. Sungkup pelindung bawah berfungsi keamanan pada waktu penggoperasian gergaji bundar untuk melindungi pekerja pada mata gergaji pada posisi bawah.
  10. Plat dasar mesin
Kontrol carbon brush jangan sampai kehabisan karena kalau tebal kurang dari 3 mm maka mesin tidak bisa hidup, oleh karena itu sebelum mulai bekerja periksa dulu carbon brushes-nya. Perlengkapan mesin gergaji portable adalah penghantar untuk meratakan sisi tebal , kantong serbuk berfungsi serbuk gergajian atau serbuk limbah dari gergajian, sisa gergajian supaya tidak berserakan, Perlengkapan mesin gergaji portable.
Gambar 2.11. Pengantar paralel mesin Circular Saw.
Sumber: Muhammad Fatori ( 2013:100)
Pengantar parallel berfungsi untuk meluruskan pada bidang sisi pada penggergajian dalam membelah kayu atau memotong kayu.
Gambar 2.12. Kantong serbuk mesin Circular Saw.
Sumber: Muhammad Fatori ( 2013:100)
Kantung serbuk berfungsi untuk menampung serbuk gergajian supaya tidak bertebaran dan mudah dalam pembersihan.
Gambar 2.13. Peralatan perbaikan pada mesin Circular Saw.
Sumber: Muhammad Fatori ( 2013:101)
Keterangan:
  1. Kunci Inggris berfungsi melepas atau mengencangkan baut yang tidak dapat digunakan oleh kunci pas.
  2. Kunci Pas berfungsi melepas atau mengencangkan baut yang sesuai dengan besarnya kunci tersebut.
  3. Obeng berfungsi melepas atau mengencangkan baut kepala negatif atau positif.
  4. Kunci Shok berfungsi melepas atau mengencangkan baut yang tidak dapat dipakai kunci pas.
  5. Kunci L (Ellen ) melepas atau mengencangkan baut yang bisa di lepas atau dikencangkan dengan kunci ellen.
Gambar 2.14 . Perlengkapan keselamatan kerja pada mesin Circular Saw.
Sumber: Muhammad Fatori ( 2013:101)
Keterangan:
  1. Sepatu melindungi kaki.
  2. Sarung tangan melindungi tangan .
  3. Tutup telinga melindungi teling.
  4. Topi melindungi kepala dari debu.
  5. Kaca mata melindungi mata.
Gambar 2.15. Bilah gergaji potong pada Circular Saw.
Sumber: Muhammad Fatori ( 2013:101)
Bilah gergaji potong memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Memiliki jumlah mata gergaji dalam jumlah yang banyak.
  2. Memiliki bentuk mata gergaji berbentu segi tiga kecil.
  3. Gigi gergaji ditajamkan atau digiwar selang seling untuk memotong serat, mengasah mata gegaji dan menggiwar mata gergaji harus ahlinya karena perlu ketelitian dan kecermatan dalam mengasah atau menggiwar mata gergaji tersebut.
Gambar 2.16. Bilah gergaji belah pada Circular Saw.
Sumber: Muhammad Fatori ( 2013:102)
Bilah gergaji potong memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Memiliki jumlah mata gergaji dalam jumlah sedikit dari pada gergaji potong.
  2. Memiliki bentuk mata gergaji berbentuk lebih besar dari mata gergaji potong bersudut serbuk lebar.
  3. Giwaran gigi gergaji lebar.
Gambar 2.17. Bilah gergaji kombinasi.
Sumber: Muhammad Fatori ( 2013:102)
Bilah gergaji kombinasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Memiliki jumlah mata gergaji kombinasi sedang.
  2. Memiliki bentuk mata gergaji kombinasi berbentuk sedang sampai lebar bersudut lebar.
  3. Giwaran mata gigi gergaji kombinasi lebar.
Daun gergaji bundar TCT adalah bilah daun gergaji dengan mata gergaji tempel dari baja keras. Gambar atas menunjukkan beberapa type daun gergaji yang digunakan untuk pemotongan, pembelahan dan pengerjaan bahan dari kayu.
Gambar 2.19. Jenis Mata/gigi gergaji Circle TCT.
Sumber: Budi Matono, dkk ( 2008:167) dari Sumber: Holztechnik – Fachkunde, Wolfgang Nutsch Dipl.-Ing, Verlag Europa Lehrmittel, 2005.
Keterangan Jenis Mata atau Gigi Gergaji Circle TCT sebagai berikut:
  1. Sudut bebas dada mata gergaji
  2. b. Sudut bebas punggung mata gergaji
  3. c. Sudut bebas samping mata gergaji Sudut tersebut berguna untuk puncak ketajaman mata bekerja dengan baik
Gambar 2.20. Titik sudut Mata Gergaji Bundar TCT.
Sumber: Budi Matono, dkk ( 2008:168) dari Holztechnik –Fachkunde, Wolfgang Nutsch Dipl.-Ing, Verlag Europa Lehrmittel, 2005
Gambar 2.22. Bagian-bagian Mesin gergaji Miter Saw.
Sumber: Budi Matono, dkk ( 2008:166) dari Holztechnik – Fachkunde, Wolfgang Nutsch Dipl.-Ing, Verlag Europa Lehrmittel, 2005.
Keterangan:
  1. Motor gergaji berfungsi menggerakan mata gergaji.
  2. Pegangan mesin gergaji berfungsi pegangan sewaktu pengoperasian.
  3. Picu sakelar mesin gergaji berfungsi menghidupkan dan mematikan.
  4. Pelindung roda gigi melindungi tangan sewaktu pengoperasian.
  5. Mata gergaji berfungsi pemotong atau membelah kayu.
  6. Pagar berfungsi penahan tepi papan yang akan potong.
  7. Skala adu manis berfungsi mengatur kemiringan atau derajat.
  8. Papan kerf berfungsi meletakan papan untuk digergaji.
Macam-macam peralatan bantu /tambahan mesin gergaji Miter Saw adalah:
  • Roda gergaji bermata baja atau karbida.
  • Pelat bantu.
  • Rangkaian ragum.
  • Ragum Vertical.
  • Kunci soket 13.
  • Perangkat penahan.
  • Rangkaian penahan.
  • Rangkaian penahan batang.
  • Pelat setelan.
  • Kantung debu.
  • Penggaris segitiga.

D. Pengoperasian Mesin Gergaji Portable

Gambar 2.23. Bentuk dan ciri gergaji Jig Saw.
Sumber: Muhammad Fatori ( 2013:152 )
Keterangan gambar
  • Panjang bilahnya : 76,2 mm s/d 114,3 mm
  • Bentuk gigi ada dua sisi sehingga bisa mundur atau maju kemudian mundur membelok.
  • Gigi runcing, digiwar selang seling, digunakan memotong kayu, plastik atau alumunium.
  • Gigi gelombang biasanya digunakan untuk memotong kulit atau karet.
Cara kerja mesin gergaji Jig Saw adalah:
  1. Semua Jig Saw mempunyai gerakan maju dan mundur.
  2. Pemakanannya hanya dilakukan pada gerakan keatas saja, hal ini dapat mencegah terjadinya suatu tekanan (sentakan) pada waktu gerakan ke bawah.
  3. Jig Saw dilengkapi dengan rol penahan daun gergaji yang dapat disetel atau diatur.
Pengoperasian Jig Saw sebagai berikut: Pastikan peralatan mesin gergaji Jig Saw dalam keadaan baik dan siap gunakan.Tempatkan bagian depan alas diatas kayu pekerjaan sebelum menjalankan mesin gergaji Jig Saw. Biarkan gergaji bergerak dalam kecepatan penuh dan stabil sebelum memulai mengergaji. Tidak boleh menekan terlalu menekan gergaji karena dapat merusak motor.

Usahakan terus alas Jig Saw menempel rapat pada kayu pekerjaan. Setelah selesai bekerja, biarlah gergaji berhenti bergerak sebelum dikeluarkan dari kayu pekerjaan. Lepaskan daun gergaji pada waktu peralatan Jig Saw tidak terpakai.
Gambar 2.24. Membelah dan memotong dengan Jig Saw.
Sumber: Muhammad Fatori, MP ( 2013:154 ).
Mesin ini dapat dioperasikan dengan kerja pemotongan orbital ( melengkung) atau garis lurus ( naik dan turun). Kerja pemotongan orbital mendorng bilah gergaji ke depan dengan kuat pada langkah pemotongan dan sangat meningkatkan kecepatan pemotongan. Untuk mengubah kecepatan pemotongan cukup putar tuas pengubah pemotongan keposisi kerja pemotongan yang diinginkan. Rujuklah tabel untuk memilih kerja pemotongan yang tepat :

Sebelum menancapkan steker mesin, selalu pastikan bahwa picu sakelar bekerja dengan baik dan kembali ke posisi Off (mati) saat dilepaskan. Untuk menghidupkan mesinakan meningkat sejalan dengan semakin kerasnya picu sakelar ditekan. Lepaskan picu sakelar untuk menghentikan, untuk pengoperasian terus menerus tarik picu sakelar dan tekan masuk tombol kunci, lalu lepaskan picu sakelar. Untuk menghentikan mesin dari posisi terkunci tarik picu sakelar sepenuhnya kemudian lepaskan.


Posisi pada picu kecepatan:
0
Kegiatan penggergajian:
Penggergajian garis lurus

Peruntukan:
Untuk memotong baja lunak , baja tahan karat (stainless steel) dan plastik.
Untuk pemotongan kayu dan kayu lapis.


Posisi pada picu kecepatan:
I
Kegiatan penggergajian:
Penggergajian putaran kecil

Peruntukan:
Untuk memotong baja lunak, alumunium dan kayu keras.


Posisi pada picu kecepatan:
II
Kegiatan penggergajian:
Penggergajian putaran sedang

Peruntukan:
Untuk memotong kayu dan playwood.
Untuk memotong cepat alumunium dan baja lunak.


Posisi pada picu kecepatan:
III
Kegiatan penggergajian
Penggergajian putaran besar

Peruntukan
Untuk memotong cepat pada kayu dan playwood

Gambar 2.25. Pemotongan lepas dengan gergaji Jig Saw.
Sumber: Muhammad Fatori, MP ( 2013:155 )
Lukis benda kerja yang akan dilubang dengan menggunakan mesin gergaji Jig Saw.
  • Benda kerja di bor dengan mata bor diameter lubang sesuai dengan lebar bilah daun gergaji
  • Masukkan terlebih dahulu daun gergaji ke lubang baru peralatan dihidupkan mesinnya.
  • Lepaskan daun gergaji dalam posisi miring (lihat gambar diatas) pada saat pekerjaan telah selesai.
Gambar 2.26. Pemotongan melingkar gergaji Jig Saw.
Sumber: Muhammad Fatori, MP ( 2013:155)
Pasang jari-jari pengantar secara sempurna.
  • Ukur radius yang diinginkan, tancapkan pen sebagai pengantar, usahakan pen tertancap dalam posisi aman.
  • Mulailah menggergaji dengan posisi tangan kiri menekan pen penghantar. Posisi benda kerja harus terjepit aman. Menggergaji bebas
  • Jig saw dapat untuk membuat motif, artinya dapat digerakkan tanpa penghantar dan hanya berdasar pada lukisan atau mal yang telah dibuat terlebih dahulu.
  • Mesin gergaji Jig Saw dapat dipasang terbalik, dan dapat memotong atau membelah sesuai dengan keinginan, hanya saja yang diperhatikan adalah jenis mata gergaji dan kekuatan motor.
  • Cara mengopersionalnya sama dengan menggergaji miring, lurus dan sebagainya.
Gambar 2. 27. Mesin gergaji bundar
Sumber: Budi Martono ( 2008:141 )
Mesin gergaji bundar mudah digunakan asal kita mengetahui dan menguasahi cara operasiannya. Penggunaan mesin yang tepat ditentukan oleh jenis bilah gergaji yang dipakai. Ada perbedaan bentuk bilah gergaji antara bilah gergaji untuk memotong kayu dan bilah gergaji untuk membelah kayu dan ada juga bilah gergaji kombinasi.

Bilah gergaji juga dibedakan dari bahan untuk membuat bilah gergaji tergantung peruntukan bahan yang akan dibelah atau dipotong. Mesin gergaji bundar ini dapat dipergunakan untuk berbagai dalam pemotongan kayu perkerjaan pemotongan atau membelah kayu.

Karena mempunyai desain demikian rupa dengan berat yang ringan, body yang ramping sehingga memudahkan pemakai untuk pindah tempat. Mesin ini sangat cocok untuk pekerjaaan kayu karena punya fungsi multi guna diantaranya bisa memotong dengan cepat, memotong miring, memotong bevel dan membelah. Sehingga praktis dipakai untuk pekerjaan yang bermacam-macam ukuran.
Gambar 2.28. Melepas atau Memasang bilah mesin gergaji bundar.
Sumber: Muhammad Fatori ( 2013:103).
Gambar 2.29. Memotong lurus dengan mesin gergaji bundar.
Sumber : Muhammad Fatori ( 2008:106 ).
Memotong lurus dengan mesin gergaji bundar pada papan kayu.
  1. Memberikan tanda pada benda kerja yang akan dipotong, meletakkan pada posisi aman di atas bangku kerja.
  2. Mengusahakan permukaan benda kerja yang rata menempel pada bangku kerja.
  3. Mengatur kedudukan bilah gergaji, usahakan maksimum 5 mm, dibawah permukaan benda kerja yang terpotong dengan cara dinaikkan atau diturunkan
  4. Meletakkan alas bagian depan gergaji bundar listrik usahakan bilah gergaji tidak mengenai kayu pekerjaan dan jalankan mesin.
  5. Tunggu sampai putaran stabil dan peralatan arahkan ke depan.
Gambar 2.30. Memotong miring dengan gergaji bundar.
Sumber: Muhammad Fatori ( 2008:107 )
Prisip kerja memotong miring serupa dengan memotong lurus langkah-langkah adalah:
  1. Mengatur sudut potaong mesin, sehingga bilah gergaji dengan pelat dasar mesin membuat sudut miring.
  2. Mengukur kembali sudut dengan siku putar dan cocokan dengan sudut iris benda kerja yang diinginkan.
  3. Apabila cocok baru mesin gergaji digunakan.
Gambar 2.31. Menyiapkan baji
Sumber: Muhammad Fatori ( 2008:108 ).
Pembelahan kayu kearah paralel dengan sisi kayu samping kayu benda kerja membutuhkan penghantar paralel. Kayu yang terbelah akan menjepit bilah gergaji, sehingga arah gergaji akan berkelok-kelok. Pada kayu berserat miring atau pekerjaan membelah, umumnya dibutuhkan juga pisau belah pada bagian akhir daun gergaji. Pisau belah akan melindungi daun gergaji dari jepitan kayu. Fungsi pisau belah untuk menjaga irisan kayu tetap terbuka, bisa diganti dengan baji yang disisipkan pada belahan kayu.

Gambar 2.32. Membuat alur dengan mesin gergaji bundar.
Sumber: Budi Martono ( 2008:108 ).

Gambar 2.33. Memotong papan kayu tanpa pengantar
Sumber: Budi Martono ( 2008:142 )

Memotong papan kayu tanpa pengantar untuk memotong papan kayu terlebih dulu digambari garis potong sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. Pemotongan dengan gergaji harus sebelah luar garis, supaya ukuran tidak kurang dari yang direncanakan.

Memotongan dilakukan tanpa pengantar potong. Benda kerja yang akan dipotong benar-benar dalam posisi yang stabil dengan cara diklem dengan meja kerja, dalam memegang gergaji harus kuat untuk menahan getaran dipegang dua tangan tergantung tipe gergajinya.

Apabila dengan satu tangan sudah kuat bagi yang sudah ahli dan terbiasa karena mesin gergaji apabila dalam keadaan hidup pekerja harus menahan berat gergaji, getaran gergaji serta tenaga dorong untuk memakankan bilah gergaji kepada benda kerja. Untuk pekerjaan tanpa pengantar ini biasanya dalam proses membelah atau memotong kayu yang jangkauannya atau jarak dari tepi lebar sehingga batang pengantar sudah tidak mencukupi.
Gambar 2.34. Memotong papan kayu dengan pengantar
Sumber: Budi Martono ( 2008:143 )

Memotong papan kayu dengan Pengantar :
Untuk mendapat hasil potongan kayu yang lurus dan baik, pergunakanlah batang pengantar kayu sebagai pengantar yang dipasan pada mesin gergaji untuk papan kayu yang akan dipotong diklem pada meja kerja dengan kuat supaya kedudukan tetap stabil.

Memotong Miring Tanpa Pengantar:
Pada pekerjaan ini terlebih dulu digambari atau beri garis penolong dengan pensil yang akan dipotong pada benda kerja kemiringan yang dikehendaki dan potonglah sesuai dengan garis miring tersebut sebelah luarnya garis supaya ukuran tidak kurang lebarnya. Untuk memotong benda kerja dapat distel pengantar spesial sesuai dengan ukuran yang dikehendaki, kemudian dikunci agar tidak terjadi perubahan atau stabil.
Gambar 2.35. Memotong miring dengan Circular Saw
Sumber: Budi Martono ( 2008:143 )

Membelah papan kayu dengan pengantar:
Untuk membelah papan kayu benda kerja pergunakanlah pengantar tambahan dari kayu dan jepitah dengan banku kerja.Doronglah ke muka denganl ambat-lambat serta merata yang mana pengantarnya harus tetap rapat dan menempel terhadap sisi benda kerja.Setelah pembelahan selesai tudung pengaman bawah otomatis kembali ke posisi dan mesin boleh dimatikan.Untuk menjaga keselamatan kerja pegangan mesin gergaji dipegang kuat.

Memotong bevel atau miring:
Gambar 2.36. Membelah papan kayu dengan Circular Saw
Sumber: Budi Martono ( 2008:143 )
Untuk pemotongan bevel adalah kombinasi dari memotong dan membelah karena pengergajiannya miring membuat sudut 45 derajat .

Memotong Lubang (Buntu) :
Untuk membuat lubang persegi,lebih dulu dilukis sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. Mesin dihidupkan kemudian bagian depan lebih dulu di letakkan terhadap benda kerja dengan posisi miring kemudian gergaji diturunkan lambat-lambat sampai rata barulah di dorong sesuai dengan garis potong yang telah digambari.
Gambar 2.39. Membuat alur dengan Circular Saw
Sumber: Budi Martono ( 2008:144 )

Membuat alur dengan Circular Saw:
Untuk membuat alur yaitu dengan cara menyetel penentu dalam hingga sesuai dengan kedalaman yang dibutuhkan. Pergunakanlah pengantartambahan kayu supaya stabil dan bisa panjang, lakukan berulangulang sampai dengan lebar dan dalam alurnya sesuai dengan gambar.
Gambar 2.40. Memotong adu manis 45 derajat
Sumber: Foto dokumen pribadi.

Pemotongan tekan menggunakan Miter Saw:
  1. Hidupkan mesin dengan roda gergaji tidak menyentuh apa pun.
  2. Tunggu sampai roda gergaji mencapai kecepatan penuh.
  3. Kemudian turunkan gagang sampai menyetuh benda kerja.
  4. Setelah pemotongan selesai matikan mesin dan tunggu sampai roda gergaji berhenti sepenuhnya sebelum mengembalikan ke posisi terangkat sepenuhnya.
Gambar 2.41. Memotong adu manis 45 derajat
Sumber: Foto dokumen pribadi.

Pemotongan miring dengan Miter Saw:
  1. Kendurkan tuas dan miringkan roda gergaji untuk menetapkan sudut kemiringan.
  2. Mengencangkan kembali tuas secara kuat untuk mengamankan sudut kemiringan yang telah dipilih secara aman.
  3. Kencangkan benda kerja dengan ragum.
  4. Hidupkan mesin dengan roda tidak menyetuh apapun.
  5. Tunggu sampai putaran roda gergaji mencapai kecepatan penuh.
  6. Kemudian turunkan gagang sampai menyetuh benda kerja.
  7. Setelah pemotongan selesai matikan mesin dan tunggu sampai roda gergaji berhenti sepenuhnya sebelum mengembalikan ke posisi terangkat sepenuhnya.
Pemotongan kombinasi dengan menggunakan mesin gergaji miter saw.

Pemotongan kombinasi adalah proses dimana sudut miring dibuat bersamaan dengan sudut adumanis pada sebuah benda kerja pada waktu pemotongan kombinasi rujuklah pada penjelasan pemotongan tekan dan pemotongan miring. Penggunaan muka kayu Penggunaan muka kayu membantu memastikan pemotongan benda kerja yang bebas serpihan, tempelkan muka permukaan kayu pada pagar pemandu. Menggunakan lubang-lubang pada pagar pemandu.

Apabila memotong dengan benda kerja yang panjangnya sama antara 240 mm sampai 400 mm penggunaan plat setelan (aksesoris tambahan) akan membantu meningkatkan efisiensi pekerjaan.

E. Cara merawat mesin gergaji portable.

1. Kerusakan pada mesin gergaji portable.
  • Pada mesin gergaji jig saw untuk membelah atau memotong tidak lurus atau pada kayu meninggalkan bekas hitam karena pisau gergaji jig saw sudah tidak tajam.
  • Mesin ketam tidak dapat berputar karena habisnya carbon brush ata lamel arang.
  • Pada mesin gergaji bundar atau circular saw untuk membelah kayu tidak lurus atau pada kayu meninggalkan bekas hitam karena pisau gergaji bundar sudah tidak tajam.
  • Pada mesin gergaji miter saw terdapat serbuk gergaji yang menempel terjepit pada sela-sela atau terjepit pada badan mesin.
  • Kabel pada mesin terkelupas termakan oleh pisau mata gergaji pada waktu pengopersin karena kurang teliti dalam pengoperasian mesin.
2. Memperbaiki kerusakan pada mesin gergaji portable.
Gambar 2.42. Penggantian daun gergaji Jig Saw
Sumber: Cahyo Kuncoro ( 2013:40 )
Pada mesin gergaji jig saw untuk membelah atau memotong tidak lurus sehingga pisau mata gergaji perlu diganti atau diasah. Cara mengganti mata gergaji Jig Saw sebagai berikut:
  • Pastikan mesin jig saw dalam keadaan mati.
  • Letakkan jig saw pada posisi daun gergaji tergantung atau mesin pada posisi miring.
  • Kendorkan baut pada penjepit daun gergaji.
  • Lepaskan daun gergaji yang tumpul dari chucknya.
  • Pasang daun gergaji baru pada chucknya dengan gigi menghadap ke atas searah motor.
Selalu pastikan bahwa mesin dalam keadaan mati dan tercabut dari stop kontak sebelum mencoba melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan jangan sekali-kali menggunakan bensin, thenner, alkohol dan bahan sejenisnya penggunaan bahan demikian dapat menyebabkan perubahan warna.
  1. Mesin ketam tidak dapat berputar karena habisnya karbon brush atau lamel arang. Apabila carbon brush sudah mencapai garis batas tinggal 3 mm segera mengganti yang baru dan diganti secara bersamaan dua buah carbon brush.
  2. Pada mesin gergaji bundar atau circular saw untuk membelah kayu tidak lurus atau pada kayu meninggalkan bekas hitam karena pisau gergaji bundar sudah tidak tajam. Cara melepas atau memasang bilah gergaji bundar lepaskan steker dari sumber listrik:
    • Meletakkan peralatan diatas meja kerja.
    • Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan ( kunci L, pas dsb).
    • Menyediakan tuas atau stik besi untuk mengganjal putaran daun gergaji.
    • Melepaskan baut pada as daun gergaji searah jarum jam.
    • Menggantikan daun gergaji sesuai dengan fungsinya.
    • Mengecek ulang semua komponen yang telah terpasang.
    • Pada mesin gergaji miter saw terdapat serbuk gergaji yang menempel terjepit pada sela-sela atau terjepit pada badan mesin.
  3. Perawatan pada gergaji mesin miter saw setelah menggunakan mesin bersihkan serpihan dan debu yang menempel pada mesin dengan kain atau alat pembersih serupa. Jagalah pelindung mata gergaji selalu dalam keadaan baik, lumasi bagian-bagian yang bergeser dengan oli mesin untuk mencegah berkarat.
  4. Kabel pada mesin terkelupas termakan  oleh pisau mata gergaji pada waktu pengoperasian karena kurang teliti dalam pengoperasian mesin. Cara mengatasi pada waktu pengoperasian mesin gergaji portable harus cermat dan hati-hati jangan sampai kabel listrik berada didepan pisau mata gergaji untuk menjaga agar kabel listrik tidak termakan pisau mata gergaji portable. Mesin gergaji portable juga banyak digunakan untuk pekerjaan industri rumah tangga dan para pekerja perkayuan di proyek-proyek bangunan perkayuan karena mesin gergaji portable mudah dibawa dan dapat melakukan penggergajian dengan cepat dan menghasilkan hasil yang rata. Menggunakan mesin gergaji untuk membelah dan memotong kayu memerlukan pemahaman dan keterampilan dalam pengoperasian.
Gambar 2.44. Mesin Gergaji pita kecil ( Jig Saw )
Sumber: Foto Dokumen Pribadi
Gambar 2.45. Mesin Gergaji Bundar ( Circular Saw)
Sumber: Foto Dokumen Pribadi
Gambar 2.46.Mesin Gergaji Adu Manis (Miter Saw)
Sumber: Foto Dokumen Pribadi

Itu ulasan cara menggunakan gergaji miter saw, keselamatan kerja, bagian-bagian atau komponen dan fungsinya.
Bintan News
Bintan News Buku catatan digital seorang guru yang menuangkan pengetahuan kedalam tulisan. Semoga artikel tulisan saya bermanfaat bagi orang banyak. Mari menulis! Mari Membaca! Bintan News
close