Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CONTOH KONTAMINASI YANG ADA DI BENGKEL OTOMOTIF

Pengendalian Kontaminasi di Bengkel Otomotif, Pengertian dan Prinsip
Pengukuran Emisi Gas Buang, Sumber : Wordpress

CONTOH KONTAMINASI YANG ADA DI BENGKEL OTOMOTIF 

Ditulis oleh David Sigalingging, S.Pd, Guru Teknik Otomotif 

Bintan Kite - Salam Otomotif,  kembali lagi bersama kami di blog pakgalingging.blogspot.com. Pada kesempatan ini kami diberi kesempatan untuk mejawab pertanyaan Contoh Kontaminasi yang ada di bengkel otomotif. Pertanyaan yang memiliki nilai prioritas untuk dipahami oleh calon mekanik-mekanik berkualitas lulusan SMK Teknik Otomotif. 

Contoh Kontaminasi yang ada di bengkel otomotif sangat mudah kita identifikasi. Jika anda pergi ke bengkel untuk melakukan perbaikan atau perawatan kendaraan anda, disana anda akan menemukan banyak kontaminasi yang berpotensi mencemari lingkungan. 

Kita mulai dari bekas kemasaan sparepart yang jumlahnya ada ribuan didalam gudang penyimpanan sparepart. Kemasan ini ada yang berbentuk plastik, kertas, bahkan logam. Bekas kemasan ini akan mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. 

Pengendalian Kontaminasi di Bengkel Otomotif, Pengertian dan Prinsip
Bukti adanya uap bensin, Sumber ; Youtube
Pada gambar diatas adalah lampu yang menyala menggunakan uap bahan bakar bensin sebagai bahan bakarnya. Uap bahan bakar bensin ini harus ditangani dengan tepat menggunakan charcoal canister. Dimana charcoal canister ini akan menyalurkan kembali uap bensin keruang bakar untuk dibakar benrsama dengan udara.

Mari kita identifikasi contoh kontaminasi yang ada di Bengkel otomotif secara detail. Silahkan anda baca point point berikut yang saya uraikan : 

Limbah Gas

Komponen utama bahan bakar fosil ini adalah hidrogen (H) dan karbon (C). Pembakarannya akan menghasikan senyawa hidro carbon (HC), karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2), serta nitrogen oksida (Nox) pada kendaraan berbahan bakar bensin. Sedangkan pada kendaraan berbahan bakar solar, gas buangnya mengandung sedikit HC dan CO tetapi lebih banyak SO-nya. Dari senyawa-senyawa itu, HC dan CO paling berbahaya bagi kesehatan manusia. 

Limbah Padat

Bengkel pada umumnya juga menghasilkan limbah padat. Limbah padat dari perbengkelan dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu limbah logam dan non logam. Limbah padat non logam dapat berupa ban bekas/karet, busa, kulit sintetis, kain lap bekas yang telah terkontaminasi oleh oli/pelarut, cat kering dll. Limbah logam banyak terdiri dari berbagai potongan logam, mur/skrup, bekas ceceran pengelasan dan lain-lain. 

Limbah Cair

Limbah cair dari usaha perbengkelan dapat berupa oli (minyak pelumas) bekas, gemuk dan bahan bakar, bahan ceceran, pelarut/pembersih, dan air. Bahan pelarut / pembersih pada umumnya mudah sekali menguap, sehingga keberadaannya dapat menimbulkan pencemaran terhadap udara.
Terkait :

Semoga pejelasan saya tentang CONTOH KONTAMINASI YANG ADA DI BENGKEL OTOMOTIF pememberikan manfaat yang baik untuk para pembaca. Buah pikiran saya ini dapat kita sama-sama pahami. Jika ada saran atau komentar, silahkan tinggalkan dikolom komentar tersedia.
David Sigalingging
David Sigalingging Buku catatan digital seorang guru yang menuangkan pengetahuan kedalam tulisan. Semoga artikel tulisan saya bermanfaat bagi orang banyak. Mari menulis! Mari Membaca!